Bernardo Silva Pastikan Tak Pulang ke Benfica, Juventus di Posisi Terdepan

Bernardo Silva memastikan tidak akan kembali ke klub masa kecilnya, Benfica. Juventus ada kesempatan.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 16 Mei 2026, 09:15 WIB
Gelandang Manchester City, Bernardo Silva. (Jose JORDAN / AFP)

Bola.com, Jakarta - Bernardo Silva memastikan tidak akan kembali ke klub masa kecilnya, Benfica, setelah resmi meninggalkan Manchester City pada akhir musim ini.

Gelandang berusia 31 tahun tersebut mengakhiri perjalanan sembilan musimnya bersama Manchester City setelah kontraknya habis pada Juni mendatang. Selama berseragam The Citizens, Bernardo menjelma menjadi salah satu pemain paling penting di era kepelatihan Pep Guardiola dengan total 457 penampilan dan sederet gelar bergengsi, termasuk enam trofi Liga Inggris dan satu gelar Liga Champions.

Advertisement

Meski mengaku memiliki impian untuk kembali ke Benfica suatu hari nanti, Bernardo menegaskan kepindahan itu tidak akan terjadi musim panas ini.

Keputusan tersebut menjadi kabar baik bagi Juventus yang disebut sangat serius memburu tanda tangannya. Klub Serie A itu dikabarkan masih terus menjalin komunikasi dengan agen Bernardo, Jorge Mendes, untuk membahas kemungkinan transfer.

Bernardo sendiri berharap masa depannya sudah diputuskan sebelum membela Portugal national football team di 2026 FIFA World Cup. Selain Juventus, beberapa klub lain seperti FC Barcelona, Atletico Madrid, Galatasaray, dan Chicago Fire FC juga dikabarkan tertarik merekrutnya.


Kebutuhan Juventus

Pemain Juventus Dusan Vlahovic merayakan gol bersama Francisco Conceicao pada laga Serie A/Liga Italia antara Juventus vs Verona di Turin, Italia, Minggu, 3 Mei 2026. (Tano Pecoraro/LaPresse via AP)

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, memberi sinyal jelas soal arah kebijakan transfer timnya pada musim panas 2026.

Ia menyoroti kebutuhan mendesak akan pemain membutuhkan pemain yang mampu mengolah bola secara efektif di ruang sempit, di tengah kabar ketertarikan klub terhadap dua gelandang Manchester City, Bernardo Silva dan Tijjani Reijnders.

Pernyataan itu disampaikan Spalletti setelah Juventus hanya bermain imbang 1-1 melawan Hellas Verona, tim yang sudah dipastikan terdegradasi, Minggu malam lalu.

Hasil tersebut membuat posisi Bianconeri belum sepenuhnya aman. Mereka memang masih unggul tiga poin atas Como di peringkat kelima, tetapi AS Roma berhasil memangkas jarak menjadi satu poin setelah menghancurkan Fiorentina 4-0 di Stadio Olimpico, Selasa dini hari WIB tadi.


Cari Gelandang Serang

Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, berbicara kepada sang gelandang Fabio Miretti saat laga Liga Champions 2025/2026 melawan Sporting CP di Allianz Stadium, Turin, Rabu (5/11/2025) dini hari WIB. (Marco Bertorello/AFP)

Dalam wawancara usai pertandingan kepada Sky Sport Italia yang dikutip La Gazzetta dello Sport, Spalletti memaparkan secara spesifik area yang perlu dibenahi.

"Kami sedikit kekurangan kualitas murni saat bermain di ruang sempit, terutama di area gelandang serang," ujar Spalletti.

Ia menjelaskan, Juventus membutuhkan sosok gelandang serang yang mampu mengolah bola di area padat, tepat di depan kotak penalti lawan.

"Yang kami butuhkan adalah gelandang serang yang nyaman bermain di ruang sempit. Area di depan kotak penalti lawan sering menjadi seperti 'rawa', situasi buntu. Ketika kombinasi tidak berjalan, pemain mulai memaksakan aksi sendiri, dan itu memicu frustrasi sekaligus memperbesar kesulitan," ulasnya.

Sumber: Football Italia

Berita Terkait