Piala Dunia 2026: Gagal Jinakkan Iran, Perasaan Pelatih Selandia Baru Campur Aduk

Piala Dunia 2026: Pelatih Selandia Baru, Darren Bazeley, mengaku senang namun juga kecewa melihat timnya gagal menang atas Iran.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 16 Juni 2026, 15:20 WIB
Hasil imbang membuat Iran memulai perjalanan mereka di Grup G dengan koleksi satu poin. Tim Melli masih memiliki peluang besar untuk bersaing memperebutkan tiket ke babak berikutnya. (AP Photo/Mark J. Terrill)

Bola.com, Los Angeles - Duel sengit antara Iran kontra Selandia Baru dalam laga pertama Grup G Piala Dunia 2026, Selasa (16/6/2026) pagi WIB. Bermain di Los Angeles Stadium, Iran dan Selandia baru bermain imbang 2-2.

Iran kebobolan cepat oleh Selandia Baru saat pertandingan baru berjalan tujuh menit. Elijah Just membuka keunggulan Selandia Baru usai memaksimalkan umpan dari Chris Wood.

Advertisement

Iran kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-32 melalui gol yang dicetak Ramin Rezaeian. Kedudukan imbang 1-1 pun mengakhiri 45 menit pertama pertandingan.

Pada babak kedua, tepatnya menit ke-54, kerja sama antara Chris Wood dan Elijah Just kembali berbuah hasil. Just kembali mencetak gol setelah menerima umpan dari Wood.

Namun, 10 menit berselang, Iran kembali menyamakan kedudukan. Ramin Rezaeian yang mencetak gol pertama kali ini memberikan kontribusi assist untuk gol yang dicetak Mohammad Mohebi.

Hingga pertandingan usai, kedudukan imbang 2-2 bertahan. Kedua tim harus puas berbagi satu poin dalam laga pertamanya di Piala Dunia 2026.


Campur Aduk

Bek Selandia Baru, Callan Elliot, dan bek Iran, Ali Nemati, bertarung dalam laga Grup G Piala Dunia 2026 di Los Angeles Stadium, Inglewood, Selasa (16/6/2026) pagi WIB. (Frederic J. Brown / AFP)

Pelatih Selandia Baru, Darren Bazeley, mengaku senang namun juga kecewa melihat timnya gagal menang atas Iran. Selandia Baru bisa saja mengakhiri laga dengan kemenangan andai gol balasan Mohammad Mohebi pada menit ke-64 tak terjadi.

Dua kali unggul dan dua kali disamakan kedudukan oleh lawan, membuat Selandia Baru gagal mengukir sejarah. Dengan hasil imbang ini, Selandia Baru gagal meraih kemenangan pertamanya di pentas Piala Dunia.

"Saya sangat bangga dengan para pemain dan penampilan mereka. Kami sangat bagus dalam penguasaan bola dan menciptakan banyak peluang,' ucapnya dikutip dari Sky Sport.

"Tapi kami juga kecewa karena tidak menang. Kami mencetak dua gol yang sangat bagus dan ini akan menyakitkan karena kami memiliki kesempatan untuk menciptakan sejarah. Namun demikian, saya sangat bangga," ungkapnya.


Pertandingan Istimewa

Pemain Selandia Baru, Elijah Just dan pemain Iran, Saman Ghoddos, dalam pertandingan Grup G Piala Dunia 2026 di Inglewood, dekat Los Angeles, California, Selasa (16/6/2026). (AP Photo/Andre Penner)

Sementara itu, gelandang serang Selandia Baru, Elijah Just juga tak terlalu kecewa timnya gagal mempertahankan keunggulan. Pemain berusia 26 tahun ini menjadi bintang di timnya lewat brace ke gawang Iran.

Dengan menandai debut di pentas Piala Dunia bahkan langsung mencetak dua gol, merupakan momen yang istimewa baginya.

"Ini sangat istimewa. Kami memiliki banyak peluang mencetak gol dan yang pertama adalah untuk membuka skor, jadi satu poin tidak apa-apa dan ada banyak hal positif untuk dibangun," terang Elijah Just.

"Mencetak satu gol adalah sesuatu yang tidak pernah saya impikan dan dua gol sungguh luar biasa," tandas pemain asal klub Motherwell di Liga Skotlandia.

Setelah bermain draw dengan Iran, berikutnya Selandia Baru akan bertemu Mesir, Senin (22/6/2026). Jika berhasil menang, Selandia Baru akan membuka kans untuk lolos ke babak gugur Piala Dunia untuk pertama kali.

Sumber: Sky Sport


Berita Terkait