Sukses


Capello Sebut Zidane Spesial, Bakal Bawa Real Madrid Juara Eropa

Bola.com, Madrid - Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane sedang menghadapi masalah pelik. Klubnya tak bisa melakukan proses transfer. Namun, hal itu tak menimbulkan keraguan kalau Zizou, sapaan Zidane, tetap bisa meraih sukses.

Beberapa kalangan menilai, status dan pengalaman minim yang dimiliki Zizou bukan menjadi alangan untuk berprestasi, dan membawa Los Blancos meraih banyak trofi. Eks pelatih Real Madrid, Fabio Capello percaya Zidane bisa membawa Real Madrid tak hanya juara di La Liga, melainkan Liga Champions.

Seperti dirilis FourFourTwo, Minggu (17/1/2016), Capello memiliki banyak hal spesial yang akan membawa Los Galacticos berjaya di Liga Champions. Satu di antaranya, Zidane memiliki pengetahuan luas mengenai Real Madrid. Hal itu bisa memberi kekuatan pada filosofi klub yang teraplikasi di lapangan.

Saat menjadi pemain aktif, Zidane berkostum Real Madrid sepanjang lima musim, lalu menghabiskan waktu tiga tahun bekerja di level kepelatihan. Di sektor terakhir, Zidane menjadi asisten pelatih, lalu beralih status pelatih Real Madrid Castilla.

Zidane berstatus pelatih utama Real Madrid menggantikan Rafael Benitez. Capello menganggap, kondisi itu menjadi nilai lebih dari Zizou saat menangani Cristiano Ronaldo dkk. "Dia punya banyak potensi, dan yang terpenting, sisi pengetahuan terhadap kondisi internal, membuatnya semakin mudah menyetir bintang-bintang Real Madrid," tutur Capello.

Pria yang membawa Si Putih menjadi jawara La Liga pada 2007 ini yakin, faktor kharisma juga berpengaruh besar terhadap sistem kerja Zidane. "Dia punya catatan bagus di Castilla, dan itu ditambah level kharisma yang tinggi. Saya yakin dia sudah banyak belajar dari Carletto saat klub menuai trofi ke-10 Liga Champions," sebut Capello.

Don Fabio percaya, Zidane sudah mewarisi banyak hal dari para mentor yang pernah bersamanya. Status itu memberinya banyak kreasi di lapangan, terutama kala membaca pergerakan strategi lawan."Bersama Benitez, tim tak memiliki kepercayaan diri, padahal hal itu menjadi syarat utama ketika berjibaku di Eropa. Saya tahu, lawan mereka di babak 16 Besar, AS Roma, bukan tim semenjana. Butuh lebih dari sekadar skill pemain, melainkan mentalitas luar biasa saat bertemu tim asal Italia," ungkap eks allenatore Juventus ini.

Beberapa waktu lalu, Zidane mengungkapkan, kunci utama timnya untuk tampil konsisten adalah komunikasi. "Hanya itu yang harus kutekankan, dan tidak hanya di La Ligam melainkan di Liga Champions," tegasnya.

Real Madrid akan bersua AS Roma pada babak perdelapanfinal Liga Champions. Leg 1 berlangsung Rabu (17/2/2016), yang dilanjutkan pertemuan kedua di Stadion Santiago Bernabeu, tiga pekan berselang.

Sumber: FourFourTwo, Marca.com

Saksikan cuplikan pertandingan dari Liga Inggris, Liga Italia, dan Liga Prancis dengan kualitas HD di sini

Video Populer

Foto Populer