Sukses


Prediksi AI untuk Pemenang Ballon d'Or hingga Tahun 2038, Lionel Messi Masih Bisa Dapat Lagi?

Bola.com, Jakarta - Dalam perkembangan terbaru teknologi dan sepak bola, kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah membuat prediksi yang menarik dan sedikit kontroversial mengenai pemenang Ballon d'Or hingga tahun 2038.

Prediksi ini mengundang banyak perdebatan dan diskusi, mengingat beberapa pilihan yang tampaknya sangat tidak terduga.

Ballon d'Or adalah penghargaan individu paling bergengsi dalam dunia sepak bola, yang diberikan kepada pemain terbaik di dunia setiap tahunnya. Lebih dari 100 jurnalis dari seluruh dunia memberikan suara berdasarkan performa individu di lapangan dan prestasi tim secara keseluruhan.

Penghargaan Ballon d'Or terakhir diberikan kepada Lionel Messi dari Inter Miami pada tahun 2023, sebuah keputusan yang cukup kontroversial.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Siapa Lagi yang Dapat?

Messi memutuskan pindah ke Major League Soccer (MLS) setelah musim yang mengecewakan bersama Paris Saint-Germain (PSG). Meski demikian, penghargaan tersebut menambah koleksi trofi Ballon d'Or Messi menjadi delapan, rekor yang sangat sulit untuk disamai.

Selama bertahun-tahun, Ballon d'Or didominasi oleh persaingan antara Messi dan Cristiano Ronaldo. Namun, dengan kedua pemain tersebut tampaknya sudah tidak lagi bersaing di puncak performa mereka, persaingan untuk penghargaan ini menjadi lebih terbuka dan seimbang.

Menurut bursa terbaru, perebutan Ballon d'Or tahun 2024 dipimpin oleh Vinicius Jr dan Jude Bellingham. Namun, hasil akhirnya kemungkinan besar akan dipengaruhi oleh performa di Euro dan Copa America musim panas ini.

3 dari 4 halaman

Messi Sulit Dibendung

Salah satu prediksi paling mengejutkan dari AI adalah Lionel Messi yang diproyeksikan akan memenangkan Ballon d'Or pada tahun 2026, ketika ia berusia 38 tahun. Menurut prediksi tersebut, tahun 2026 akan menjadi tahun di mana tim Argentina berusaha mempertahankan trofi Piala Dunia di Amerika Utara, sebuah skenario yang tentu akan menambah peluang Messi meraih penghargaan tersebut.

Prediksi lainnya yang mengundang perhatian adalah Evan Ferguson dari Brighton yang diproyeksikan menyamai jumlah penghargaan Ballon d'Or yang dimiliki oleh Kylian Mbappe. Ferguson diprediksi akan memenangkan penghargaan tersebut pada tahun 2031 dan 2035, sebuah pencapaian yang sangat luar biasa mengingat usianya yang masih muda dan klub yang saat ini ia bela.

Nama-nama lain seperti Arda Guler dan Lamine Yamal juga masuk dalam daftar pemenang masa depan, menunjukkan bahwa AI melihat potensi besar dalam pemain-pemain muda ini. Lamine Yamal bahkan diproyeksikan akan memenangkan Ballon d'Or dua kali berturut-turut pada tahun 2036 dan 2037.

Meskipun teknologi AI telah membuat kemajuan besar dalam analisis data dan prediksi, hasil ini tetap harus diambil dengan sedikit keraguan. Dunia sepak bola penuh dengan ketidakpastian dan dinamika yang sulit diprediksi, dan banyak faktor yang bisa mempengaruhi performa individu dan tim dalam beberapa tahun ke depan.

4 dari 4 halaman

Daftar Prediksi Peraih Ballon d'Or di Masa Mendatang versi AI

Meski pemenang tahun ini sulit diprediksi, AI telah mencoba memproyeksikan lima belas pemenang Ballon d'Or berikutnya hingga tahun 2038. Berikut adalah daftar pemenang yang diprediksi oleh AI:

1. 2024 - Jude Bellingham

2. 2025 - Kylian Mbappe

3. 2026 - Lionel Messi

4. 2027 - Phil Foden

5. 2028 - Gavi

6. 2029 - Erling Haaland

7. 2030 - Vinicius Jr

8. 2031 - Evan Ferguson

9. 2032 - Florian Wirtz

10. 2033 - Jamal Musiala

11. 2034 - Kylian Mbappe

12. 2035 - Evan Ferguson

13. 2036 - Lamine Yamal

14. 2037 - Lamine Yamal

15. 2038 - Arda Guler

 

(Arraafi Adna Yudistira)

Sumber: Sportbible

Video Populer

Foto Populer