Irak dan UEA Disebut Jadi Kandidat Kuat Pengganti jika Iran Mundur dari Piala Dunia 2026 akibat Diserang AS-Israel

Keikutsertaan Timnas Iran di Piala Dunia 2026 berada di ujung tanduk menyusul serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel.

Bola.com, Teheran - Keikutsertaan Timnas Iran di Piala Dunia 2026 kini berada di ujung tanduk menyusul serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel yang mengguncang Timur Tengah.

Situasi makin rumit setelah serangan tersebut dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.

Ketua Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI), Mehdi Taj, mengungkapkan keraguannya secara terbuka melalui siaran televisi pemerintah Iran.

Dia menyampaikan pandangannya dengan terus terang.

"Secara pribadi, saya lebih memilih untuk mundur dari Piala Dunia, dan sepertinya kami tidak mungkin bisa menantikan turnamen itu," ujar Taj dinukil TNT Sports.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Keputusan di Tangan FIFA

Taj mengatakan bahwa keputusan akhir bukan berada di tangan Federasi Sepak Bola Iran atau FFIRI, melainkan FIFA sebagai otoritas tertinggi sepak bola dunia.

Sementara itu, FIFA belum memberikan keputusan konkret terkait nasib Iran. Sesaat setelah serangan pada Sabtu (28-2-2026), Sekjen FIFA, Mattias Grafstrom, merespons dengan hati-hati.

"Kami baru saja menggelar undian fase grup di Washington dengan seluruh tim turut berpartisipasi, dan fokus kami adalah menyelenggarakan Piala Dunia yang aman bersama semua tim. Kami akan terus berkomunikasi seperti biasa dengan tiga pemerintah negara tuan rumah. Semua orang akan aman," kata Grafstrom.

Diganti Negara Asia Lain

Apabila Iran mengundurkan diri, FIFA hampir pasti akan menggantinya dengan negara Asia lain demi mempertahankan kuota delapan wakil AFC di turnamen tersebut.

Dua nama mencuat sebagai kandidat terkuat pengganti Iran.

Di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Iran lolos langsung setelah menjuarai Grup A, unggul atas Timnas Uzbekistan yang juga menemani mereka ke putaran final.

Timnas Uni Emirat Arab (UEA) finis di posisi ketiga dan harus melanjutkan perjuangan lewat putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Media Spanyol, AS, menyebut bahwa opsi paling sederhana yang bisa diambil FIFA adalah mendongkrak UEA ke posisi yang ditinggalkan Iran, meski solusi ini dinilai kurang adil secara sportivitas.

Skenario Sederhana

Di sisi lain, Timnas Irak tampil sebagai kandidat yang mungkin lebih berhak. Irak justru yang mengalahkan UEA di putaran kelima Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dengan agregat 3-2 dalam dua leg.

Irak kini sedang bersiap menghadapi play-off antar-konfederasi Piala Dunia 2026 melawan Timnas Bolivia atau Timnas Suriname di Meksiko pada 31 Maret 2026.

Jika Iran mundur, skema yang paling masuk akal adalah Irak mengambil tempat Iran di putaran final, sementara UEA mengisi posisi Irak di play-off antar-konfederasi.

Seandainya tetap tampil, Iran tergabung di Grup G Piala Dunia 2026 bersama Timnas Belgia, Timnas Mesir, dan Timnas Selandia Baru di Los Angeles dan Seattle pada 15-26 Juni 2026.

 

Sumber: AS

Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer