Arne Slot Tertekan usai Liverpool Tersingkir dari Liga Champions, Singgung Transfer dan Keputusan VAR

Arne Slot kini berada di bawah tekanan besar setelah Liverpool tersingkir dari Liga Champions

Bola.com, Jakarta - Arne Slot kini berada di bawah tekanan besar setelah Liverpool tersingkir dari Liga Champions usai dikalahkan Paris Saint-Germain 0-2 (agregat 0-4) di Anfield, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB.

Kekalahan tersebut tidak hanya menghentikan langkah Liverpool di Eropa, tetapi juga memunculkan kekhawatiran baru terkait masa depan Slot di klub.

Situasi semakin buruk ketika Hugo Ekitike harus ditarik keluar lebih awal karena cedera serius di babak pertama, memaksa Liverpool melakukan perubahan cepat dalam rencana permainan mereka.

Arne Slot mengaku kondisi sang pemain tidak terlihat baik.

“Tidak terlalu baik. Kita semua bisa melihat itu tidak terlihat baik. Mari kita tunggu dan lihat hasilnya," kata sang manajer usai laga.

Ia juga menjelaskan bahwa Ekitike kemungkinan besar akan absen untuk waktu yang belum bisa dipastikan, yang tentu menjadi pukulan tambahan bagi Liverpool di fase krusial musim ini.

“Sepertinya kehilangan pemain adalah sesuatu yang sudah sering kami alami musim ini, tetapi ini sangat berat baginya karena Anda tidak pernah ingin cedera, terutama di fase seperti ini.”

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Singgung Transfer dan Wasit

Di sisi lain, Slot turut memberikan komentar yang dinilai sebagai pesan tersirat kepada pemilik klub terkait strategi transfer Liverpool. Ia menyinggung bahwa klub harus menjual pemain sebelum membeli, yang menunjukkan adanya keterbatasan dalam aktivitas transfer.

“Banyak yang mengatakan klub sedang dalam masa transisi. Klub telah menjual 8–10 pemain untuk mendapatkan uang guna merekrut sekitar lima pemain berbakat.”

“Kami harus menjual untuk membeli. Kami juga kehilangan beberapa pemain secara gratis.”

Selain itu, Liverpool juga kembali dihadapkan pada kontroversi keputusan wasit setelah penalti Alexis Mac Allister dianulir melalui tinjauan VAR, yang menambah frustrasi tim.

“Jika wasit tidak memberikan penalti, VAR tidak akan pernah turun tangan.”

Soal Wasit

Slot menilai bahwa banyak keputusan wasit musim ini kerap merugikan timnya, baik di Liga Champions maupun di Premier League.

“Seperti yang saya katakan, saya rasa ini bukan hal yang mengejutkan musim ini, bukan hanya di Liga Champions tetapi juga di Premier League banyak keputusan yang merugikan kami.”

Dengan tersingkirnya Liverpool dari semua kompetisi utama, tekanan terhadap Arne Slot semakin meningkat, sementara masa depan proyek jangka panjangnya kini mulai dipertanyakan oleh publik dan manajemen klub.   

Statistik Laga

Bagi Liverpool, kekalahan ini menjadi pukulan besar karena mereka tersingkir tanpa mencetak gol di dua leg. Meski menunjukkan peningkatan performa di Anfield dan beberapa kali mengancam, kurangnya efektivitas di lini depan membuat mereka tidak mampu membalikkan keadaan.

Hasil ini juga memperpanjang catatan buruk mereka saat menghadapi PSG di Liga Champions, sekaligus menimbulkan pertanyaan besar mengenai konsistensi tim dalam pertandingan besar di bawah era baru mereka.

Meski Liverpool unggul dalam statistik seperti penguasaan bola (57%) dan jumlah tembakan (21 berbanding 11), mereka gagal memaksimalkan peluang. PSG tampil lebih efektif lewat dua gol Ousmane Dembélé pada menit ke-72 dan 90+1.

Di bawah arahan Arne Slot, Liverpool mencatat 7 tembakan tepat sasaran dan 8 sepak pojok, tetapi kalah klinis dari PSG yang tampil disiplin. PSG asuhan Luis Enrique pun melaju ke semifinal, sementara Liverpool pulang tanpa mencetak gol di dua leg.

Line-up

Liverpool (4-3-1-2): Mamardashvili; Frimpong, Konate, Van Dijk, Kerkez; Gravenberch, Mac Allister, Szoboszlai; Wirtz; Isak, Ekitike

Pelatih: Arne Slot

PSG (4-3-3): Safonov; Hakimi, Marquinhos, Pacho, Mendes; Zaïre-Emery, Vitinha, João Neves; Doué, Dembélé, Kvaratskhelia

Pelatih: Luis Enrique

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer