Lamine Yamal Lagi Gacor, Luis de la Fuente Tetap Waspada Jelang Spanyol Vs Kroasia di UEFA Nations League

Meski sedang dalam performa luar biasa, bintang muda Barcelona itu tidak akan dipaksakan tampil berlebihan saat Timnas Spanyol menghadapi Kroasia, Rabu (7/10/2026) dini hari WIB.

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, terus memantau ketat menit bermain Lamine Yamal selama jeda internasional.

Meski sedang dalam performa luar biasa, bintang muda Barcelona itu tidak akan dipaksakan tampil berlebihan saat Timnas Spanyol menghadapi Kroasia, Rabu (7/10/2026) dini hari WIB.

Lamine Yamal menjadi salah satu pemain paling menonjol dalam rangkaian pertandingan yang dijalani Timnas Spanyol di UEFA Nations League.

Pemain berusia 19 tahun itu telah mencetak empat gol dalam tiga pertandingan melawan Inggris, Kroasia, dan Republik Ceska.

Kontribusi tersebut membantu La Furia Roja memuncaki grup Nations League dengan raihan sempurna.

Namun, di tengah performa gemilang Yamal, De la Fuente tetap memperhitungkan kondisi fisik sang pemain.

Apalagi Spanyol harus menjalani empat pertandingan dalam periode internasional yang sangat padat.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Lamine Yamal Sudah Cetak 4 Gol dalam 3 Laga

Lamine Yamal tampil luar biasa sepanjang jeda internasional kali ini. Ia mencetak gol dalam tiga pertandingan beruntun bersama Spanyol.

Gol pertama lahir hanya dua menit setelah pertandingan melawan Inggris dimulai. Lamine Yamal kembali mencetak gol cepat ketika Spanyol menghadapi Kroasia pekan lalu.

Ketajamannya berlanjut saat menghadapi Republik Ceska. Ia kembali mencetak gol dalam waktu enam menit setelah pertandingan dimulai.

Secara keseluruhan, Yamal sudah mengoleksi empat gol dari tiga pertandingan dan menjadi salah satu pemain penting dalam perjalanan Spanyol di UEFA Nations League.

Luis de la Fuente Tak Mau Lamine Yamal Kelelahan

Meski Lamine Yamal sedang panas, De la Fuente tidak ingin mengambil risiko dengan memainkan sang pemain secara berlebihan.

Pelatih Spanyol itu menegaskan bahwa tidak ada pemain yang akan tampil lebih dari 270 menit dalam empat pertandingan selama jeda internasional.

“Saya sudah menyebutkan betapa beratnya rangkaian empat pertandingan ini. Satu hal penting yang ingin saya tekankan adalah tidak ada pemain yang akan bermain lebih dari 270 menit, yang berarti tiga pertandingan dari empat laga,” ujar De la Fuente.

“Lamine sudah bermain dengan jumlah menit yang setara dengan dua dari tiga pertandingan,” lanjutnya.

Lamine Yamal tampil selama 90 menit saat Spanyol menang 3-2 atas Inggris di Wembley. Ia kemudian bermain 68 menit ketika menghadapi Kroasia sebelum ditarik keluar pada babak pertama dalam kemenangan 3-1 atas Republik Ceska.

Lamine Yamal Selalu Ingin Bermain

Luis de la Fuente mengakui Lamine Yamal merupakan tipe pemain yang selalu ingin berada di lapangan.

“Lamine selalu siap bermain. Mereka semua ingin bermain. Setelah itu, kami menilai apakah keputusan tersebut tepat atau tidak,” kata De la Fuente.

“Dia sedang dalam performa luar biasa, merupakan pemain penting dan seorang kompetitor. Dia berada dalam kondisi yang sangat baik untuk bermain besok, sama seperti rekan-rekannya.”

De la Fuente juga mengungkap karakter Yamal yang selalu ingin memberikan lebih.

“Lamine memiliki kecemasan itu, dan saya tidak bermaksud negatif, karena dia selalu ingin melakukan lebih banyak. Itulah Lamine. Itulah sifat kompetitifnya,” tuturnya.

Barcelona Ikut Waswas Jelang El Clasico

Kondisi Lamine Yamal tentu menjadi perhatian Barcelona. Blaugrana akan menghadapi jadwal padat setelah jeda internasional, termasuk El Clasico kontra Real Madrid pada 25 Oktober.

Barcelona juga sudah mendapatkan kekhawatiran terkait kondisi Raphinha yang mengalami masalah saat membela Brasil pada jeda internasional kali ini.

Keputusan De la Fuente untuk mengatur menit bermain Yamal menjadi kabar positif bagi klub Catalan tersebut.

Sementara di sisi lain, Kroasia akan berusaha bangkit setelah dihancurkan Inggris dengan skor 0-7. Luka Modric mengakui kekalahan tersebut menyakitkan bagi timnya.

“Masalahnya bukan sekadar kalah, tetapi bagaimana kami kalah. Kami tidak bangga dengan apa yang terjadi,” ujar Modric.

Kini, Spanyol dan Yamal akan kembali jadi sorotan. La Furia Roja ingin mempertahankan rekor sempurna, sementara Yamal berpeluang melanjutkan tren mencetak gol jika kembali dipercaya.

Sumber: ESPN

Video Populer

Foto Populer