Rapor Pemain PSIM Versi Jean-Paul van Gastel: Evaluasi Skuad hingga Bocoran Rencana Musim Depan

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, cukup puas dengan performa anak asuhnya sepanjang musim 2025/2026 BRI Super League.

Bola.com, Yogyakarta - Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, cukup puas dengan performa anak asuhnya sepanjang musim 2025/2026 BRI Super League.

Meskipun demikian, ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi, terutama terkait mentalitas dan keseimbangan permainan tim yang dinilai woles dalam sejumlah momen krusial.

PSIM sedang berada dalam fase kurang ideal. Setelah tampil cukup menjanjikan pada putaran pertama, performa Laskar Mataram justru mengalami penurunan signifikan memasuki paruh musim.

Hingga pekan ke-28, PSIM masih tertahan di peringkat kesembilan klasemen sementara dengan perolehan 38 poin. Perinciannya meraih sembilan kemenangan, 11 imbang, dan delapan kekalahan.

Terbaru, Laskar Mataram menelan kekalahan tipis 1-2 saat bertandang ke markas Bhayangkara FC dalam pekan ke-28 BRI Super League di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Jumat (17/4/2026) malam WIB.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Kepuasaan untuk Pemain Lokal

Jean-Paul van Gastel memberikan apresiasi khusus kepada para pemain lokal. Menurutya, sikap dan etos kerja yang ditunjukkan anak asuhnya jadi salah satu kekuatan utama tim sejauh ini.

"Secara keseluruhan saya sangat puas dengan pemain lokal saya karena mereka menunjukkan sikap yang sangat baik, itu sangat penting bagi saya. Tentu saja semua orang bisa meningkatkan diri, tapi saya puas dengan mereka," ujarnya.

Mantan pelatih NAC Breda itu menegaskan bahwa setiap pemain memiliki ruang untuk berkembang. Konsistensi serta peningkatan kualitas individu adalah hal yang terus ditekankan dalam setiap sesi latihan.

Salah satu talenta lokal yang menonjol ialah Cahya Supriadi. Penjaga gawang andalan PSIM itu menjadi pemain dengan menit bermain terbanyak, yakni 2.340 menit dari 26 penampilan musim ini.

Kontribusi Legiun Asing

Selain pemain lokal, pelatih berusia 53 tahun itu juga cukup senang dengan kontribusi legiun asing. Namun, Van Gastel menyoroti adanya masalah dalam komposisi tim yang dianggap terlalu santai.

"Secara keseluruhan juga puas. Hanya saja komposisi tim kami terlalu santai, itu yang harus kami ubah," kata arsitek berlisensi UEFA Pro tersebut.

Dari sisi kontribusi, pemain impor memang cukup dominan. Gelandang asal Portugal Ze Valente memimpin daftar top scorer sementara tim dengan koleksi sembilan gol plus empat assist dari 26 pertandingan.

Sementara itu, gelandang berpaspor Argentina Ezequiel Vidal juga tampil impresif dengan torehan enam gol serta enam assist dari 27 laga. Keduanya merupakan motor serangan utama PSIM sepanjang musim ini.

Rencana Musim Depan

Menatap musim depan, Jean-Paul van Gastel belum bisa memberikan gambaran pasti terkait perekrutan pemain, termasuk kemungkinan mendatangkan talenta dari Belanda.

Mantan asisten pelatih Besiktas tersebut hanya mengungkapkan bahwa dirinya telah mengajukan beberapa perubahan pada posisi tertentu kepada manajemen klub.

"Saya sudah meminta perubahan di beberapa posisi tertentu. Selanjutnya terserah manajemen untuk merekrut pemain," ucap pelatih kelahiran Breda, Belanda itu.

"Jika mereka punya saran pemain, mereka mungkin akan datang kepada saya lalu saya akan menonton videonya dan memutuskan apakah kami akan mengambilnya atau tidak," sambungnya.

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer