Masa Depan Aldi Satya Mahendra Bisa Mengikuti Ajang Moto2, Ini Penjelasannya

Belum lama ini muncul komentar menarik dari Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Wahyu Rusmayadi yang menyebut masa depan Aldi Satya Mahendra bisa ada di World Superbike atau Kejuaraan Dunia Moto2.

Bola.com, Jakarta - Belum lama ini muncul komentar menarik dari Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Wahyu Rusmayadi yang menyebut masa depan Aldi Satya Mahendra bisa ada di World Superbike atau Kejuaraan Dunia Moto2.

Andai Aldi Satya Mahendra memang naik ke kelas World Superbike bukan sesuatu yang mengejutkan. Karena memang perjenjangan balap yang dianut Yamaha Indonesia ada di event balap motor produksi massal.

Tidak heran ketika juara dunia World Supersport 300 2024, tahun berikutnya Aldi Satya Mahendra naik ke World Supersport mengendarai motor Yamaha YZF-R9.

Kini setelah memulai seri pertama World Supersport di Australia beberapa waktu lalu dengan raihan podium kedua pada Race 2, Aldi Satya Mahendra punya kans untuk naik ke World Superbike tahun 2027. Tentu dengan syarat, ia tampil konsisten pada sisa World Supersport musim ini. 

Nah jika kans terbuka lebar ke World Superbike, bagaimana dengan kemungkinan hijrah ke Moto2 yang notabene balap motor prototipe alias bukan DNA perjenjangan balap Yamaha Indonesia yang selama ini lebih fokus ke produksi massal? 

 

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Berkat Program Blu Cru

Jawabannya ada di program Blu Cru. Ya, Aldi Satya Mahendra memang salah satu pembalap di bawah naungan Blu Cru, program balap milik Yamaha Motor Company perusahaan induk Yamaha Indonesia. 

Nah Blu Cru sendiri memang memiliki tim di kelas Moto2. Untuk mengikuti ajang ini, Blu Cru menggandeng tim berpengalaman Pramac. 

Pramac seperti diketahui adalah tim yang mengantarkan Jorge Martin menjadi juara dunia MotoGP pada musim 2024. Nah di Moto2 2026, tim Blu Cru Pramac Yamaha Moto2 menurunkan duo rider Spanyol: Alberto Ferrandez dan Izan Guevara. 

Kolaborasi Blu Cru Pramac Yamaha Moto2 sendiri dimulai tahun 2025, di mana tahun lalu menempatkan Izan Guevara ada di urutan sebelas klasemen dengan catatan satu kemenangan di seri terakhir Valencia. 

Kesimpulannya, baik itu naik ke World Superbike atau hijrah ke Moto2, jalan Aldi Satya Mahendra sama-sama terbuka. Kini tinggal bagaimana adik dari Galang Hendra itu menunjukkan performa konsisten bersama tim AS Blu Cru Racing Team pada ajang World Supersport. 

Semakin Bersemangat

Aldi Satya Mahendra sendiri mengaku semakin bersemangat. Pembalap asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) itu ingin meraih prestasi hebat lain di sepanjang 2026. 

"Musim World Supersport 2026 baru berlangsung, dan hasil podium 2 di seri pertama Australia memberikan spirit luar biasa buat menjalani kompetisi. Saya sangat termotivasi untuk mengulang kembali podium bahkan jadi juara race," katanya.

"Kepercayaan diri saya bertambah karena mampu unggul dalam pertarungan dengan pembalap-pembalap yang lebih berpengalaman." 

"Membalap dengan mental rider dunia juga membantu saya bersaing, mengeluarkan skill terbaik untuk mengharumkan nama Indonesia," tandas Aldi.

MotoGP atau World Superbike Tinggal Menunggu Waktu Saja

Keberadaan Aldi Satya Mahendra di World Supersport, lalu Mario Suryo Aji pada kelas Moto2 plus Veda Ega Pratama di Moto3 merupakan indikasi Indonesia punya banyak pembalap muda potensial.

Tampaknya harapan melihat pembalap Indonesia mentas di MotoGP ataupun World Superbike hanya tinggal menunggu Waktu saja.

Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer