Menteri Olahraga Iran Beri Update Piala Dunia 2026 di Tengah Ancaman Mengerikan Terbaru Trump

Di tengah ancaman Presiden AS, Donald Trump, Iran sampaikan update terbaru soal timnas dan keikutsertaan di Piala Dunia 2026.

Bola.com, Jakarta - Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, menyampaikan update terkait peluang Timnas Iran tampil di Piala Dunia 2026, di tengah memanasnya situasi politik setelah pernyataan keras dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Sejak konflik antara Amerika Serikat dan Iran meningkat pada Februari 2026, muncul ketidakpastian apakah Iran akan benar-benar berangkat ke Piala Dunia 2026.

Kendati sudah memastikan tiket ke putaran final, Iran dijadwalkan memainkan seluruh laga fase grup di wilayah Amerika Serikat, bukan di Kanada atau Meksiko.

Trump sebelumnya memang menyatakan Timnas ran tetap dipersilakan ikut serta. Namun, ia juga mengingatkan bahwa keputusan tersebut "tidak bijak demi keselamatan dan keamanan mereka sendiri".

Kini, ancaman yang dilontarkan presiden berusia 79 tahun itu bahkan meningkat drastis dan menyasar keseluruhan negara.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Sikap Terbaru Iran

Dalam wawancara dengan kantor berita Turki, Anadolu Agency, pada Selasa waktu setempat, Donyamali menegaskan bahwa permintaan Iran kepada FIFA untuk memindahkan lokasi pertandingan masih berlaku dan belum mendapat jawaban.

"Kami telah mengajukan permintaan kepada FIFA agar pertandingan Iran dipindahkan dari Amerika Serikat ke Meksiko, dan permintaan itu masih berlaku. Namun, kami belum menerima respons," ujarnya, seperti dikutip dari The Independent.

Ia menambahkan, jika permintaan tersebut disetujui maka partisipasi Iran di Piala Dunia 2026 akan dipastikan.

"Jika permintaan itu diterima, keikutsertaan Iran di Piala Dunia akan terkonfirmasi. Namun, hingga saat ini FIFA belum memberikan tanggapan," katanya.

Keputusan Akhir

Donyamali juga menegaskan bahwa pihaknya, bersama Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI), tetap mempersiapkan timnas sebaik mungkin. Meski begitu, keputusan akhir tetap berada di tangan kabinet pemerintah.

"Sebagai Menteri Olahraga, bersama Federasi Sepak Bola Iran, kami akan memastikan tim nasional tetap siap menghadapi Piala Dunia. Namun, keputusan akhir akan diambil oleh kabinet," ujarnya.

Ia juga mengakui peluang Iran bermain di Amerika Serikat sangat kecil, dengan alasan faktor keamanan yang diragukan.

"Berdasarkan regulasi FIFA, keamanan di negara tuan rumah harus terjamin. Piala Dunia akan segera dimulai, dan mendapatkan jaminan seperti itu dalam waktu dekat sangat diragukan."

"Dalam kondisi seperti ini, kemungkinan Iran berpartisipasi dalam pertandingan Piala Dunia yang digelar di Amerika Serikat sangat kecil," lanjutnya.

Ancaman Keras Trump

Pernyataan Donyamali muncul di hari yang sama dengan peringatan keras Trump kepada Iran. Melalui media sosial X, Trump melontarkan ancaman bernada ekstrem.

"Seluruh peradaban akan musnah malam ini, dan tidak akan pernah kembali. Saya tidak ingin itu terjadi, tetapi kemungkinan besar akan terjadi," ujarnya.

"Namun, sekarang setelah terjadi perubahan rezim secara total, di mana pikiran yang berbeda, lebih cerdas, dan kurang radikal akan memimpin, mungkin sesuatu yang luar biasa bisa terjadi. Siapa yang tahu? Kita akan mengetahuinya malam ini, salah satu momen terpenting dalam sejarah panjang dan kompleks dunia. 47 tahun pemerasan, korupsi, dan kematian akhirnya akan berakhir. Tuhan memberkati rakyat besar Iran," tulis Trump.

Situasi ini membuat ketidakpastian makin besar, bukan hanya terkait keamanan, tetapi juga nasib Iran di panggung sepak bola dunia dalam waktu dekat.

 

Sumber: Give Me Sport

Video Populer

Foto Populer