Bola.com, Jakarta - Kegagalan Arsenal dalam adu penalti melawan Paris Saint-Germain (PSG) pada final Liga Champions kembali memunculkan perdebatan mengenai pentingnya memilih eksekutor penalti yang tepat.
Situasi serupa bisa saja dihadapi Timnas Inggris di Piala Dunia 2026.
The Three Lions memang menunjukkan perkembangan dalam beberapa tahun terakhir dengan memenangi tiga dari empat adu penalti terakhir yang mereka jalani. Namun, catatan historis Inggris dari titik putih masih jauh dari sempurna.
Dari 10 adu penalti yang mereka lakoni di turnamen besar, Inggris hanya mampu memenangkan tiga di antaranya. Satu di antara keberhasilan terbaru terjadi saat menyingkirkan Swiss di perempat final Euro 2024.
Menjelang Piala Dunia 2026, tiga analis talkSPORT, yakni Rory Jennings, Flex, dan Olly Clink, mengemukakan pendapat mereka mengenai lima pemain yang seharusnya dipercaya mengambil penalti jika Inggris kembali menghadapi situasi tersebut.
John Herdman menilai kekuatan terbesar Timnas Indonesia adalah rasa persaudaraan dan kebersamaan yang kuat. Dalam latihan di Stadion Madya, Jakarta, Senin (1/6/2026), ia juga menyebut Indonesia memiliki talenta yang dalam untuk menghadapi FIFA Matchd...
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Kane Harus Menjadi Penendang Pertama
Dalam program "Inside England", Rory Jennings menegaskan bahwa Harry Kane tetap layak menjadi algojo pertama Inggris, meski pernah gagal mengeksekusi penalti saat menghadapi Prancis pada Piala Dunia 2022 di Qatar.
"Yang pertama harus Harry Kane. Saya tahu orang-orang akan membicarakan apa yang terjadi di Doha, penalti keduanya melawan Prancis," kata Jennings.
"Tetapi, secara umum, Harry Kane hampir sempurna. Dia pemain untuk laga besar dan mampu menjalankan tugas itu untuk Inggris. Jadi, menurut saya, dia harus mengambil penalti pertama."
Sejak kegagalan tersebut, Kane hanya gagal mengeksekusi tiga penalti kompetitif. Sepanjang kariernya, kapten Timnas Inggris itu telah mencetak 107 gol dari penalti dan hanya 14 kali gagal.
Jennings mengakui ada pihak yang masih meragukan Kane dalam momen-momen krusial.
"Dia pemain untuk pertandingan besar. Memang ada yang berpendapat sebaliknya karena dia pernah gagal dalam momen penentu. Saya tidak setuju dengan pandangan itu," ujarnya.
Taktik Urutan Penendang
Menurut Jennings, urutan penendang penalti sebaiknya diisi para pemain bintang dan bukan pemain bertahan.
"Pendekatan saya sederhana. Saya memilih pemain-pemain besar dan saya memang punya kecenderungan untuk tidak menempatkan bek sebagai penendang utama."
"Saya tahu ada yang akan menyebut Harry Maguire atau Eric Dier. Saya juga pernah melihat David Luiz mengeksekusi penalti dengan sempurna. Saya paham itu."
"Tetapi, saya tetap ingin pemain-pemain yang paling bisa diandalkan mengambil penalti lebih dulu. Jadi, saya memilih Harry Kane, lalu Jude Bellingham," ucapnya.
"Declan Rice juga saya percaya. Dia pemain luar biasa. Kemudian Ivan Toney, yang menurut saya memang dibuat untuk situasi seperti ini."
Untuk satu nama terakhir, Jennings masih bimbang antara Anthony Gordon dan Marcus Rashford.
"Jika saya menjadi pelatih, saya akan berbicara langsung dengan mereka. Tidak cukup hanya menentukan nama sebelum adu penalti. Yang terpenting adalah apakah pemain tersebut benar-benar siap menghadapi momen itu," lanjut Jennings.
Menariknya, Jennings tidak memasukkan nama Bukayo Saka dalam lima penendang pilihannya. Padahal, penyerang Arsenal tersebut sukses menjalankan tugasnya saat Inggris mengalahkan Swiss lewat adu penalti di Euro 2024.
Selain Saka, hanya Jude Bellingham dan Ivan Toney dari skuad Inggris saat ini yang ikut mengeksekusi penalti dalam laga tersebut.
Flex Pilih Kane, Toney, hingga Saka
Analis talkSPORT lainnya, Flex, juga menempatkan Kane sebagai penendang pertama.
"Kane harus menjadi yang pertama. Dia pencetak gol terbanyak sepanjang masa Inggris. Dia sosok utamanya," kata Flex.
Menurut Flex, urutan idealnya adalah Kane, Ivan Toney, Jude Bellingham, Declan Rice, dan Reece James.
"Saya ingin kapten dan pemain utama mengambil penalti pertama."
"Ivan Toney kedua karena hampir pasti mencetak gol. Jika tiga penalti pertama masuk, tekanan akan berpindah ke lawan."
Mengenai Bellingham, Flex menilai gelandang Real Madrid tersebut memiliki mental pemain besar.
"'Saya pemain Real Madrid, saya terbiasa dengan momen besar.' Saat melawan Slovakia di Euro 2024 dan Inggris hampir tersingkir, dia mencetak gol salto. Menurut saya dia pemain yang tepat untuk situasi seperti itu," tutur Flex.
Flex awalnya memilih Reece James sebagai penendang keempat karena mengagumi kualitas teknik bek Chelsea tersebut.
"Saya pikir dia penendang bola yang sangat baik. Dia tenang, tidak mudah terbawa emosi, dan punya teknik tingkat tinggi."
Namun, setelah berdiskusi, Flex mengubah pilihannya.
"Tahu tidak? Saya akan mengganti Reece James dengan Saka," ucapnya.
"Saya tidak keberatan jika Reece James mengambil penalti. Tetapi, Saka memang seharusnya ada dalam daftar itu."
Bellingham untuk Penalti Penentu
Sementara itu, Olly Clink juga memasukkan Kane, Saka, Ivan Toney, Anthony Gordon, dan Jude Bellingham ke daftar pilihannya.
"Saya memilih Kane sebagai penendang pertama dan Saka sebagai yang kedua. Saka adalah eksekutor penalti yang sangat baik," ujar Clink.
"Toney ketiga karena menurut saya penalti ketiga sangat penting. Itu bisa menjadi titik balik dalam adu penalti."
Untuk Anthony Gordon, Clink menilai pemain baru Barcelona tersebut memiliki keberanian dan ketenangan yang dibutuhkan.
"Saya paham kekhawatiran apakah dia siap mengambil penalti. Sebagai pendukung Newcastle, saya tahu dia pernah gagal saat melawan Everton, mantan klubnya."
"Tetapi, setelah itu dia tidak pernah gagal lagi. Saya sangat percaya kepadanya. Dia punya karakter dan kepercayaan diri untuk maju mengambil penalti," jelas Clink.
Clink kemudian menyerahkan penalti kelima, yang sering menjadi penentu kemenangan, kepada Bellingham.
"Saya menempatkan Bellingham sebagai penendang kelima. Dia memang orangnya. Saya tidak bisa membayangkan dunia di mana dia gagal mengeksekusi penalti kelima itu," katanya.
Inggris telah menjalani empat adu penalti di Piala Dunia sejak pertama kali mengalaminya pada 1990. Dari empat kesempatan tersebut, mereka hanya sekali keluar sebagai pemenang, yakni saat mengalahkan Kolombia pada babak 16 besar Piala Dunia 2018.
Kemenangan atas Kolombia itu hingga kini masih menjadi kemenangan adu penalti terakhir Inggris di ajang Piala Dunia.
Â
Sumber: Talksport
:strip_icc()/kly-media-production/avatars/337821/original/058832000_1460136394-Anugraheni_Prasetyaningjati.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5679421/original/005074700_1778549914-inggris.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5381125/original/093834600_1760480961-Harry_Kane.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4884847/original/067422800_1720283239-AP24188587034835.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4883197/original/054179200_1720091418-AP24182662816023.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5407344/original/074056100_1762692861-jude.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5412362/original/085156000_1763089671-500x656_-_Timnas_Indonesia__2_.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522222/original/041796300_1772728586-IMG-20260305-WA0072.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5509475/original/056709200_1771716880-Maarten_Paes_di_AJax.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6007179/original/011565500_1778899711-20260512BL_Portrait_John_Herdman_24.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7339649/original/083452800_1780123190-20260530_105743.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/7610652/original/053094300_1780395883-Ole_dan_Etam.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7591053/original/027682300_1780373467-Media_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5556513/original/003718200_1776249788-MD1_4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7615664/original/085033300_1780401639-Gemini_Generated_Image_jnnisojnnisojnni.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4271036/original/025623500_1671800907-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7543992/original/018231200_1780319274-IMG_20260601_200440_318.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519344/original/095709500_1772548220-inggris.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5378662/original/088187500_1760270915-tuchel.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5668391/original/092094000_1778400146-000_B2DA4XJ.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5522222/original/041796300_1772728586-IMG-20260305-WA0072.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5509475/original/056709200_1771716880-Maarten_Paes_di_AJax.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6007179/original/011565500_1778899711-20260512BL_Portrait_John_Herdman_24.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7339649/original/083452800_1780123190-20260530_105743.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7610652/original/053094300_1780395883-Ole_dan_Etam.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7346976/original/019406500_1780129098-gordon.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7300152/original/064528300_1780086783-gordon.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5562186/original/072157400_1776807377-AP26111751830531.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7009157/original/018203000_1779781076-mbappe.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6316030/original/063417700_1779190063-Mikel_Arteta_Arsenal-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7675056/original/096398500_1780469939-1000436835.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6811216/original/077033500_1779601050-WhatsApp_Image_2026-05-24_at_11.10.01.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5486411/original/051217900_1769586166-Layvin_Marc_Kurzawa.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3181834/original/033315400_1594896250-20200716_165714.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5570619/original/057754700_1777533798-Jefferson_Silva_Persebaya.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7612065/original/044107000_1780397530-1000889084.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5083118/original/020267900_1736237221-20250107-Diskon_Tarif_Lstrik-HER_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5216547/original/087226100_1746977085-voli-e3f228.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5214047/original/099114000_1746709930-Grand_Final_PROLIGA_PLN.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5201761/original/052430600_1745832872-WhatsApp_Image_2025-04-28_at_15.06.14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5084947/original/041382900_1736372756-logo_proliga.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4890375/original/005197100_1720795966-Electric.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5325461/original/066397200_1755996762-rashford.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5490041/original/092389400_1769970015-AP26032584786912.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5566229/original/031186500_1777134243-000_A8Y43KD.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7610958/original/056195400_1780396121-000_B3DE4AT.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7605169/original/014834100_1780389481-Chelsea.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5553602/original/095662600_1775986229-000_A7GX49E.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5355304/original/061525200_1758285199-garnacho.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7618311/original/002468300_1780404780-20260602IQ_Indonesia_Open_2026-31.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7158160/original/082233100_1779947348-000_B498663.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5381123/original/019251600_1760479445-AP25287691265339.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7673081/original/014614200_1780467710-20260603BL_Tiwi-Fadia_Vs_Baek-Lee_Indonesia_Open_2026_13.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5491018/original/044975500_1770047214-Kepala_BGN_Dadan_Hindayana.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7676335/original/019338200_1780471341-133332.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/6478452/original/081060800_1779338568-anggota-brimob-konsumsi-sabu-di-ott-kpk-kasus-dewie-cuma-direhab.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7660833/original/081694800_1780454276-IMG_0797.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7673983/original/043859900_1780468748-WhatsApp_Image_2026-06-03_at_13.37.06.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/7675768/original/089915800_1780470902-InShot_20241231_191452537.jpg)