Sukses


Banyak Bikin Kesalahan dan Inkonsisten, Rinov/Pitha Gagal Melaju ke Perempat Final Kejuaraan Bulutangkis Asia 2024

Bola.com, Jakarta - Ganda campuran bulutangkis Indonesia, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, harus mengakui keunggulan pasangan Korea Selatan, Seo Seung Jae/Chae Yu Jung, dan gagal melangkah ke perempat final Kejuaraan Bulutangkis Asia 2024. Rinov/Pitha kalah 18-21 dan 14-21 dari pasangan Korea itu di babak kedua, Kamis (11/4/2024).

Bermain di Ningbo Olympic Sport Center, China, Rinov/Pitha sebenarnya memulai laga babak kedua Kejuaraan Bulutangkis Asia 2024 ini dengan sangat baik.

Mereka sempat unggul 9-5 pada awal gim pertama. Namun, pasangan Korea itu membuat kedudukan menjadi imbang 10-10 dan akhirnya Rinov/Pitha kalah 18-21 di gim pertama.

Sementara pada gim kedua, Rinov/Pitha dan lawannya tampil sengit dan kejar-mengejar poin hingga 11-11. Namun, setelah itu Rinov/Pitha kehilangan ritme dan akhirnya tertinggal 11-6. Meski sempat menambah poin, Rinov/Pitha akhirnya harus menyerah 14-21.

Kekalahan ini membuat Rinov/Pitha pun harus tersingkir di babak kedua dan gagal melangkah ke perempat final Kejuaraan Bulutangkis Asia 2024. Rinov pun mengakui bahwa ada begitu banyak kesalahan sendiri yang dibuatnya sehingga gagal meraih kemenangan.

 

 

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 2 halaman

Komentar Rinov

"Hasil ini memang tidak seperti yang kami harapkan. Sebenarnya di gim pertama, sampai poin 9, kami bisa bermain baik. Setelah itu, kami malah banyak melakukan kesalahan. Banyak mati sendiri," ungkap Rinov.

"Tadi sebenarnya ada kesempatan untuk bisa meraih kemenangan di gim pertama. Cuma kami masih kurang konsisten dibanding lawan. Kami masih banyak melakukan kesalahan sendiri di poin-poin kritis."

Pada gim kedua, kejadiannya juga mirip, sempat memimpin di awal-awal gim. Namun, karena kurang konsisten, kami kalah. Masih kerap melakukan kesalahan. Intinya, dibanding lawan, kami kalah konsisten," lanjutnya.

Video Populer

Foto Populer