Menpora Erick Thohir Apresiasi Kontingen Indonesia yang Lampaui Target Medali di ASEAN Para Games 2025

Kontingen Indonesia tampil luar biasa jelang berakhirnya ajang ASEAN Para Games 2025.

Bola.com, Jakarta - Kontingen Indonesia tampil luar biasa jelang berakhirnya ajang ASEAN Para Games 2025. Jumlah perolehan medali emas yang diraih telah jauh melewati target yang dicanangkan sebelum kejuaraan.

Dari target 82 medali emas, kontingen Indonesia sudah mengamankan 102 emas, dari data sampai dengan Sabtu (24/1/2026) pukul 21.00 WIB.

Kontingen Indonesia sejatinya berangkat ke Thailand dengan banyak atlet debutan. Hal ini merupakan bagian dari upaya regenerasi atlet agar Indonesia bisa mengirimkan banyak atlet ke Paralimpiade Los Angeles 2028.

Tak hanya itu, Kontingen Indonesia juga dibuat kecewa karena ada banyak nomor pertandingan andalan yang dihilangkan di edisi kali ini. Meski begitu, Indonesia tetap bisa meraih prestasi membanggakan.

Pada hari Sabtu kemarin, Kontingen Indonesia memperolehan 33 medali emas, 29 perak dan 23 perunggu. Maka jika ditotal, Kontingen Indonesia sudah memperoleh 102 emas, 104 perak dan 92 perunggu. Hasil ini diapresiasi oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir.

"102 medali emas berhasil diraih Tim Indonesia dalam 4 hari ASEAN Para Games 2025. Tambahan 33 medali emas di hari keempat membuat raihan medali emas Tim Indonesia sudah melampaui target yang diberikan," kata Erick Thohir di akun Instagram pribadinya.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 3 halaman

Atletik Jadi Lumbung Medali

Cabang olahraga (cabor) para atletik menjadi mesin pendulang medali. Secara keseluruhan para atletik sudah memperoleh 39 emas, 39 perak dan 20 perunggu. Para renang menguntit dibelakangnya dengan perolehan 22 emas, 28 perak dan 17 perunggu.

Tak kalah istimewa adalah cabor para judo. Tujuh medali emas yang diperebutkan di cabor ini sukses disapu bersih oleh tim para judo Indonesia.

Begitu pula dengan tim para bulu tangkis yang sudah mengoleksi lima emas dan dipastikan bertambah lagi pada pertandingan hari Minggu (25/1/2026). Tak ketinggalan cabor para angkat berat yang sudah memenuhi target meraih delapan medali emas.

Koleksi total 298 medali membuat Indonesia tinggal selangkah lagi ditetapkan sebagai runner up di ASEAN Para Games 2025. Kontingen Malaysia yang menjadi pesaing terdekat baru mengoleksi 49 emas, 44 perak dan 63 perunggu.

Sementara itu, tuan rumah Thailand hampir pasti akan menjadi juara umum karena sudah memiliki 142 emas, 130 perak dan 126 perunggu.

"Jangan puas dengan yang sudah diraih, masih ada peluang untuk menambah medali emas untuk Indonesia. Luar biasa perjuangan seluruh kontingen Indonesia," tandas Erick Thohir.

 

3 dari 3 halaman

Tambah Medali Lagi

Sementara itu, wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) National Paralympic Committee of Indonesia (NPC Indonesia), Rima Ferdianto, bersyukur atas prestasi luar biasa yang dicatatkan atlet-atlet Indonesia.

"Alhamdulillah, dari target 82 emas, sampai saat ini kita sudah mendapatkan 102 emas. Jadi sudah jauh melampaui target," kata Rima Ferdianto, Sabtu (25/1/2026).

Kontingen Indonesia masih berpeluang besar menambah perolehan medali pada hari Minggu (25/1/2026), karena ada sederet atlet Indonesia yang akan melakoni babak final.

Bahkan, cabor para bulu tangkis sudah dipastikan meraih dua medali emas, karena partai final nomor tunggal putra SL4 dan tunggal putra WH2 mempertemukan sesama atlet Indonesia.

Hikmat Ramdani akan melawan Fredy Setiawan di final tunggal putra SL4 dan Wiwin Andri akan berhadapan dengan Supriadi di final tunggal putra WH2.

"Masih ada satu setengah hari lagi karena di tanggal 26 pagi, mungkin masih ada perlawanan. Kita berharap bisa menambah pundi-pundi emas lagi, sehingga posisi kedua ini sudah terkunci. Tidak mungkin dikejar lagi oleh tiga negara di bawah kita yang saling susul menyusul antara Malaysia, Filipina dan Vietnam," ungkap Rima.

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer