Timnas Voli Pantai Indonesia Rancang Strategi Menuju Olimpiade Los Angeles 2028

Timnas voli pantai Indonesia menyusun strategi matang untuk mengamankan tiket Olimpiade Los Angeles 2028 melalui berbagai kompetisi internasional.

Bola.com, Jakarta - Timnas voli pantai Indonesia menyusun strategi komprehensif sebagai langkah persiapan menuju Olimpiade Los Angeles 2028. Fokus utama program ini adalah mengamankan posisi dari 24 kuota yang tersedia dalam jalur kualifikasi ajang olahraga bergengsi tersebut.

Pelatih kepala timnas voli pantai Indonesia, Slamet Mulyanto, menjelaskan bahwa tiket menuju pesta olahraga empat tahunan itu diberikan melalui beberapa jalur khusus. Kriteria tersebut mencakup juara regional, peraih akumulasi poin tertinggi periode 2027-2028, tuan rumah, juara dunia, serta Key Series.

Partisipasi aktif dalam berbagai kompetisi internasional menjadi fondasi utama dalam strategi perebutan tiket Olimpiade. Skuad Merah Putih menargetkan untuk mengikuti setidaknya 15 seri sepanjang 2027-2028, berpartisipasi dalam Key Series, serta melakukan serangkaian try out untuk mendulang poin maksimal.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Jaga Konsistensi di Kompetisi Internasional

Langkah nyata dalam persiapan ini salah satunya terlihat pada keikutsertaan tim dalam Asian Beach Volleyball Championship 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 2-6 September mendatang. Ajang ini menjadi bagian dari upaya tim untuk terus mengasah kemampuan di level kompetisi yang lebih tinggi.

Setelah Asian Games 2026, pasangan andalan Bintang Akbar dan Sofyan Rachman Efendi akan menjalani program latihan intensif selama tiga bulan. Langkah ini diambil guna menjaga performa sekaligus meningkatkan konsistensi hasil di berbagai turnamen internasional yang akan dihadapi.

Rekam jejak pasangan ini telah teruji sejak SEA Games Kamboja 2023 dengan raihan medali emas. Mereka terus melanjutkan kiprah di sejumlah kompetisi internasional, termasuk menjuarai level Future atau bintang satu serta berhasil menembus babak utama pada turnamen dengan level yang lebih tinggi.

Adaptasi Fisik dan Dukungan Berkelanjutan

Sofyan mengakui bahwa persiapan menuju rangkaian kompetisi internasional tidak lepas dari berbagai tantangan. Cedera ringan serta program latihan berat di gym maupun lapangan menjadi aspek yang harus dikelola dengan cermat agar kondisi fisik tetap prima.

Selain ketahanan fisik, adaptasi terhadap cuaca ekstrem juga menjadi perhatian khusus saat berlaga di luar negeri. Tim harus bersiap menghadapi suhu mencapai 35 derajat Celsius saat tampil dalam Asian Beach Volleyball Championship 2026 di Shangluo, China, mendatang.

Slamet berharap dukungan pemerintah terhadap program timnas dapat terus berlangsung secara berkelanjutan demi menjaga kesinambungan prestasi. "Dana dari pemerintah kami harapkan continue, itu saja, karena kami di lapangan ini sudah maksimal," ungkapnya.

Video Populer

Foto Populer