Alvaro Arbeloa Butuh 6 Poin Lagi untuk Torehkan Rekor di Real Madrid

Dengan lima kemenangan dalam lima laga pertamanya, Arbeloa kini sejajar dengan beberapa nama besar dalam sejarah awal kepelatihan Real Madrid.

Bola.com, Jakarta - Era baru Real Madrid di bawah asuhan Alvaro Arbeloa memang tidak dimulai dengan sempurna. Pelatih asal Spanyol itu mengawali masa jabatannya dengan kekalahan dari Albacete yang membuat Los Blancos tersingkir dari Copa del Rey.

Namun, sejak saat itu, performa Real Madrid meningkat drastis. Mereka sukses mengamankan keunggulan satu gol atas Benfica di babak playoff fase gugur UEFA Champions League dan juga berhasil merebut puncak klasemen La Liga setelah menyalip Barcelona.

Secara khusus di La Liga, Arbeloa belum menelan satu pun kekalahan sejak mengambil alih kursi pelatih dan langsung mencatatkan start sempurna.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

5 Kemenangan Beruntun, Samai Rekor Legendaris

Dengan lima kemenangan dalam lima laga pertamanya, Arbeloa kini sejajar dengan beberapa nama besar dalam sejarah awal kepelatihan Madrid: Jose Quirante (1929), Enrique Fernandez (1953), dan Manuel Pellegrini (2009).

Hanya dua pelatih yang masih berada di atasnya dalam statistik khusus ini. Pertama adalah pendahulunya musim ini, Xabi Alonso, yang sempat mencatat enam kemenangan beruntun.

Kedua adalah Vanderlei Luxemburgo, yang membukukan tujuh kemenangan berturut-turut saat menangani era Galacticos pada awal 2005.

 

Statistik Sejajar dengan Luxemburgo

Secara statistik, capaian Arbeloa sejauh ini bahkan menyamai catatan impresif Luxemburgo. Dalam lima laga awalnya, tim asuhan pelatih Brasil tersebut mencetak 13 gol dan kebobolan tiga kali, dengan selisih gol +10.

Sementara itu, tim Arbeloa juga mencatat selisih gol +10, dengan torehan 12 gol dan hanya dua kali kebobolan. Adapun Xabi Alonso sebelumnya dikenal lebih solid secara defensif, meski hanya mencetak delapan gol dalam periode serupa.

Perbandingan ini menunjukkan Arbeloa tidak hanya meraih hasil positif, tetapi juga melakukannya dengan keseimbangan antara produktivitas dan ketahanan lini belakang.

6 Poin Menuju Sejarah

Jalur menuju sejarah kini terbuka lebar. Kemenangan atas Osasuna di El Sadar akhir pekan ini akan membuat Arbeloa menyamai rekor enam kemenangan beruntun milik Alonso.

Jika ia kembali meraih tiga poin pada laga berikutnya melawan Getafe, maka ia resmi menyamai rekor tujuh kemenangan beruntun Luxemburgo, sebuah pencapaian yang telah bertahan hampir dua dekade.

Dengan hanya enam poin lagi yang dibutuhkan, Arbeloa berada di ambang menuliskan namanya dalam buku sejarah Real Madrid sebagai salah satu pelatih dengan awal terbaik sepanjang masa.

Sumber: Madrid Universal

Persaingan di La Liga Spanyol

Video Populer

Foto Populer