Bhayangkara SU Berat Lepas Lagi Evan Dimas ke Luar Negeri

oleh Zaidan Nazarul diperbarui 15 Jul 2016, 09:30 WIB
Gelandang Bhayangkara Surabaya United, Evan Dimas Darmono kabarnya diminati klub Jepang dan Malaysia. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Bola.com, Surabaya -  Kontrak Evan Dimas Darmono bersama Bhayangkara Surabaya United masih tersisa sekitar satu setengah musim lagi. Namun, saat ini, Evan diminati sejumlah klub luar negeri. Kabarnya, klub asal Jepang dan Malaysia tertarik merekrut mantan kapten Timnas U-19 era Indra Sjafri tersebut.

Menanggapi ketertarikan klub luar negeri pada pemain andalan sekaligus ikonnya itu, manajemen Bhayangkara SU berat hati melepas sang pemain. Sikap itu ditunjukkan oleh Sekretaris klub berjulukan The Great Alligator tersebut, Rahmad Sumanjaya.

“Kami belum ada gambaran atau rencana untuk melepas Evan Dimas ke klub lain, baik lokal maupun luar negeri. Tenaga Evan masih dibutuhkan Bhayangkara SU untuk mengarungi TSC 2016,” ujar Rahmad.

Advertisement

Evan memang menjadi salah satu tumpuan tim yang bermarkas di Jemursari Selatan, Surabaya, ini. Keberadaan Evan berpengaruh besar pada penampilan Bhayangkara SU di Torabika Soccer Championship 2016 presented by IM3 Ooredoo. Hal itu bisa dilihat saat Evan masih berada di Spanyol dan kini setelah bergabung kembali dengan Bhayangkara SU.

Penampilan pemain jebolan SSB Mitra Surabaya ini mampu mendongkrak performa tim secara siginifikan. Penampilan Bhayangkara SU mengalami peningkatan sejak ia kembali berada di tim besutan Ibnu Grahan ini.

Di sisi lain, pernyataan Rahmad dipertegas media officer Bhayangkara SU Eko Yudiono. Mewakili manajemen, Eko menyampaikan jika timnya sangat membutuhkan tenaga sang pemain. Hanya saja, manajemen Bhayangkara SU tak akan menghalangi kepergian Evan jika demi kemajuan karier sang pemain.

“Kami punya hak untuk mempertahankan Evan tetap di sini. Pada prinsipnya, selama itu sama-sama menguntungkan bagi ketiga pihak, pemain, klub lama dan klub barunya, kemungkinan itu tetap ada,” katanya.

Namun kecenderungan Evan tak akan dilepas sangat besar. Terlebih, Bhayangkara SU tak memiliki ikon lagi bila Evan dilepas ke klub lain. Nilai jual tim pun semakin terpuruk karena selama ini Bhayangkara SU identik dengan pemain kelahiran Surabaya, 13 Maret 1995 tersebut.