Pertamina Minta Rio Haryanto Cari Tim Lebih Baik daripada Manor

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 13 Agu 2016, 22:00 WIB
Pebalap Indonesia, Rio Haryanto (kiri), berfoto bersama Vice President for Corporate Communication PT. Pertamina, Wianda Pusponegoro, pada sesi konferensi pers di Bumi Serpong Damai, Tangerang, Sabtu (13/8/2016). (Bola.com/Arief Bagus Prasetiyo)

Bola.com, Jakarta - PT Pertamina berkomitmen tetap mendukung Rio Haryanto berkiprah di ajang Formula 1 (F1) pada musim depan. Namun, Badan Usaha Milik Negara ini meminta Rio mencari tim yang mengerti dan bisa memaksimalkan potensi pebalap Indonesia itu. 

Pernyataan Vice President for Corporate Communication PT. Pertamina, Wianda Pusponegoro, tersebut mengisyaratkan BUMN tersebut ingin musim depan Rio bergabung dengan tim yang lebih baik dibanding Manor. Pencarian tim untuk musim 2017 diserahkan sepenuhnya kepada manajemen Rio. 

Advertisement

"Pertamina berkomitmen penuh mendukung Rio Haryanto, seperti yang sudah kami lakukan sejak 2010. Namun, kami ingin untuk musim depan Rio bergabung dengan tim yang bisa memahami kualitas Rio. Di F1, kualitas tim sangat berpengaruh pada kualitas pebalap," kata Wianda, di sela-sela konferensi pers Pertamina dan Rio Haryanto, di Bumi Serpong Damai, Tangerang, Sabtu (13/8/2016). 

"Semoga Rio dipertemukan dengan tim yang paham kemampuan dan kapabilitas Rio. Kolaborasi tim yang baik dan talenta Rio tentu akan menghasilkan prestasi yang bagus," kata Wianda. 

Menurut Wianda, selama menjalani 12 seri F1 bersama Manor Racing, Rio dinilai telah menunjukkan kemampuannya. Buktinya, dalam 12 sesi kualifikasi, pebalap asal Solo, Jawa Tengah, itu lima kali mengungguli rekan setimnya di Manor Racing, Pascal Wehrlein.

Tetapi, kiprahnya di F1 harus berakhir di tengah musim karena masalah dana, bukan akibat tak memiliki kualitas menjanjikan untuk bersaing di ajang balap jet darat terbaik di dunia. Manor memutus kontrak Rio karena manajemennya tak bisa membayar termin kedua senilai 7 juta euro untuk menjamin posisi hingga akhir musim 2016. Posisi Rio digantikan oleh pebalap junior Mercedes, Esteban Ocon. 

Wianda mengaku telah meminta manajemen Rio mencari tim F1 secara cermat. Pertamina tak mau Rio bergabung dengan tim yang tak bisa memaksimalkan kemampuan mantan pebalap GP2 Series itu. 

"Kami masih punya banyak waktu persiapan untuk musim depan. Kami minta Kiky Sport (manajemen Rio) mencari tim yang terbaik untuk Rio. Harus dilakukan mapping tim sebaik-baiknya. Jangan sampai bergabung ke tim yang membuat kemampuan Rio malah tak maksimal," beber Wianda. 

Terkait pendanaan, Pertamina berkomitmen bakal menjadi sponsor bagi Rio Haryanto. Tapi, dia tak memerinci berapa jumlah dana yang akan dikuncurkan bagi Rio musim depan. Wianda meyakini jika Rio mendapat tim yang bagus, bukan hanya Pertamina yang berminat menjadi sponsor bagi pebalap berusia 23 tahun tersebut. 

"Prestasi Rio sudah terlihat dalam 12 seri ini. Kalau bisa bergabung dengan tim yang baik, pasti akan didukung oleh BUMN lain atau perusahaan-perusahaan lain. Rio itu bukan hanya merepresentasikan Indonesia, tapi Asia," ujar Wianda.