Saat Gianluigi Buffon Kembali Hanya Lewati Trofi Liga Champions

oleh Okky Herman Dilaga diperbarui 04 Jun 2017, 06:06 WIB
Kiper Juventus Gianluigi Buffon kembali gagal mengangkat trofi Liga Champions. (AFP/Javier Soriano)

Bola.com, Cardiff - Impian Gianluigi Buffon meraih trofi Liga Champions kembali gagal. Pada musim ini, Juventus menyerah 1-4 dari Real Madrid pada final yang berlangsung di Stadion Millenium, Cardiff, Sabtu (3/6/2017) waktu setempat.

Advertisement

Buffon tampil penuh selama 90 menit sekaligus menjadi kapten tim dalam pertandingan tersebut. Namun, kiper berusia 39 tahun itu dipaksa empat kali memungut bola dari gawangnya.

Gol-gol Real Madrid dicetak Cristiano Ronaldo (20', 64'), Casemiro (61'), dan Marco Asensio (90'). Adapun satu gol Juventus dilesakkan Mario Mandzukic pada menit ke-27.

Kegagalan tersebut memperpanjang catatan minor Buffon setiap melakoni final Liga Champions. Dari tiga kesempatan, Buffon selalu gagal membawa Juventus menjuarai Liga Champions.

Padahal, selain berkesempatan meraih gelar Eropa pertama saat bermain di Juventus, Buffon juga di ambang rekor. Jika menjadi juara, Buffon tercatat sebagai pemain tertua yang pernah mengangkat trofi Si Kuping Besar.

Pada usia yang sudah tidak muda lagi, Buffon terancam mengakhiri karier tanpa trofi kompetisi Eropa bersama Juventus. Kontrak Buffon di Turin hanya berlaku hingga 30 Juni 2018.

Berikut ini adalah tiga kegagalan Gianluigi Buffon di final Liga Champions:

2 dari 4 halaman

Juventus vs AC Milan (2003)

Gianluigi Buffon gagal membawa Juventus menjadi juara Liga Champions 2002-2003. (AFP/Paolo Cocco)

Laga ini merupakan final pertama Buffon berseragam Juventus pada final Liga Champions. Akan tetapi, Juventus gagal mengalahkan AC Milan di Old Trafford, Manchester, 28 Mei 2003.

Buffon tampil sebagai pemain inti, namun tidak menjabat kapten. Ban kapten masih dipegang Alessandro Del Piero.

Kedua tim bermain tanpa gol selama waktu normal dan tambahan 2x15 menit perpanjangan waktu. Pada adu penalti, Juventus menyerah 2-3 dari AC Milan. Buffon gagal menghentikan tendangan penentuan dari Andriy Shevchenko.

3 dari 4 halaman

Juventus vs Barcelona (2015)

Gianluigi Buffon gagal membawa Juventus menjadi juara Liga Champions 2014-2015. (AFP/Patrik Stollarz)

Setelah 12 tahun absen, Juventus kembali ke partai puncak Liga Champions. I Bianconeri meladeni raksasa Spanyol, Barcelona, di Olympiastadion, Berlin, 6 Juni 2015.

Buffon harus kebobolan ketika laga baru berjalan empat menit melalui Ivan Rakitic. Pada babak kedua, Juventus menyamakan skor lewat Alvaro Morata (55').

Namun, Barcelona tampil dominan setelah skor 1-1. Pasukan Luis Enrique menambah dua gol melalui Luis Suarez (68') dan Neymar (90+7'). Juventus kembali gagal meraih Liga Champions karena kalah 1-3 dari Barcelona.

4 dari 4 halaman

Juventus vs Real Madrid (2017)

Gianluigi Buffon (AFP/Adrian Dennis)

Juventus lolos ke final Liga Champions untuk kedua kali dalam tiga musim terakhir. La Vecchia Signora kembali menghadapi lawan dari Spanyol, Real Madrid.

Sempat tampil apik pada awal laga, Juventus harus menerima kenyataan pahit saat pertandingan usai. Juventus bertekuk lutut 1-4 dari Real Madrid di Stadion Millenium, Cardiff, 3 Juni 2017.

Keempat gol Real Madrid dicetak Cristiano Ronaldo (20', 64'), Casemiro (61'), dan Marco Asensio (90'). Satu-satunya gol Juventus dilesakkan Mario Mandzukic (27').

Buffon mengakui Real Madrid tampil lebih baik ketimbang Juventus, khusus pada babak kedua. "Kami kecewa. Kami tampil baik pada babak pertama dan seharusnya bisa memenangi laga," kata Buffon.

"Saya tidak bisa menjelaskan mengapa kami bermain seperti itu pada babak kedua. Real Madrid layak menang pada babak kedua. Mereka menunjukkan kelasnya dan hal itu dibutuhkan untuk laga final," lanjut Buffon.

Sumber: UEFA

Berita Terkait