Pelatih Malaysia Beri Penilaian soal Timnas Indonesia U-19

oleh Aning Jati diperbarui 13 Sep 2017, 10:45 WIB
Bojan Hodak, pelatih Timnas Malaysia U-18 di Piala AFF U-18 2017, memberi penilaian soal Timnas Indonesia U-19. (Bola.com/Aning Jati)

Bola.com, Yangon - Pelatih Timnas Malaysia U-19, Bojan Hodak, ternyata memiliki ketertarikan dengan perkembangan sepak bola di Indonesia. Keberadaannya yang pernah menangani klub-klub di Malaysia, tetangga Indonesia, jadi salah satu penyebabnya. Ia juga memiliki kolega yang masih atau pernah berkiprah di sepak bola Tanah Air.

"Siapa yang merajai di Liga Indonesia sekarang? Bagaimana dengan Jacksen, di mana dia sekarang?, Spaso (Ilija Spasojevic)?" tanya Bojan saat berbincang dengan beberapa jurnalis asal Indonesia di Hotel Olympic, Yangon.

Bojan Hodak mengenal Jacksen F. Tiago karena sama-sama pernah berkiprah sebagai pelatih di Malaysia Super League. Bahkan, Bojan merupakan suksesor Jacksen di Penang FA, namun statusnya saat itu sebagai CEO.

Advertisement

Sementara Ilija Spasojevic pernah jadi buah bibir di Liga Malaysia berkat penampilan apiknya saat masih bersama Melaka United di Malaysia Premier League 2016.

Pelatih asal Kroasia itu juga menanyakan kondisi Persija Jakarta sekarang. "Tiga tahun lalu saya sempat menerima tawaran dari klub Indonesia," ungkapnya.

Bojan Hodak terlihat rileks saat ngobrol, meski ia baru saja mendampingi Timnas Malaysia U-19 menjalani laga terakhir di penyisihan Grup A Piala AFF U-18 2017.

Pelatih berkepala plontos itu cukup santai karena tim asuhannya sudah memastikan melaju ke semifinal dengan status juara Grup A setelah bermain 1-1 kontra Thailand di laga terakhir itu, Selasa (12/9/2017).

Saat ditanya mengenai Timnas Indonesia U-19, pelatih 46 tahun itu tak segan memberikan sanjungan.

"Indonesia memeragakan permainan terbaik saat ini. Permainan mereka enak ditonton. Mereka terlihat bersiap dengan baik, mengikuti turnamen di Eropa, dan memiliki saling pengertian yang sangat baik di antara para pemain. Secara individual, Indonesia punya pemain-pemain dengan skill terbaik," tutur Bojan Hodak.

Namun, mantan pelatih Johor Darul Ta'zim (JDT) dan Kelantan FA ini juga memiliki catatan minus soal Timnas Indonesia U-19.

"Saat melawan Vietnam, Indonesia melawan tim yang punya kekuatan fisik cukup baik, dan ini tidak baik buat mereka. Selain itu, Indonesia memiliki masalah di bagian pertahanan," lanjutnya.

Meski memberikan penilaian, Bojan Hodak enggan membicarakan kemungkinan tim asuhannya bersua Timnas Indonesia U-19 di semifinal.

Pelatih yang membawa JDT juara Malaysia Super League 2014 itu enggan memilih siapa lawan yang akan dihadapi Timnas Malaysia U-19, apakah Vietnam, Myanmar, atau Indonesia mengingat dua dari ketiga negara itu punya peluang mewakili Grup B ke semifinal.

(Laporan jurnalis Bola.com Aning Jati dan fotografer Liputan6.com Yoppy Renato dari Yangon, Myanmar)