Anomali Nasib Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi di La Liga

oleh Windi Wicaksono diperbarui 02 Okt 2017, 22:03 WIB
Pemain Real Madrid, Cristiano Ronaldo duduk di lapangan seusai gagal melakukan tendangan ke gawang Borussia Dortmund dalam lanjutan Liga Champions di Signal Iduna Park, Rabu (27/9). Dua gol Ronaldo mewarnai kemenangan Real Madrid 3-1. (AP/Michael Probst)

Madrid - Sementara bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo gagal mencetak gol dalam tiga beruntun di ajang La Liga, Lionel Messi tampil cemerlang bersama Barcelona. Demikian anomali performa kedua bomber tersebut di Spanyol. 

Advertisement

Sebelumnya, Ronaldo harus menjalani skorsing sebanyak empat pertandingan La Liga. Namun, penyerang internasional Portugal ini telah tampil untuk tiga laga terakhir Real Madrid, yakni melawan Real Betis, Deportivo Alaves, dan Espanyol.

Sampai saat ini, paling lama Ronaldo mencetak golnya di musim baru La Liga membutuhkan waktu 255 menit. Itu terjadi pada La Liga musim 2010-2011.

Sementara pada musim lalu, pemain berusia 32 tahun itu hanya membutuhkan enam menit untuk mencetak gol di musim baru La Liga. Musim ini, segalanya berbeda bagi mantan pemain Manchester United.

Kendati Los Blancos telah menemukan kembali performanya di La Liga, tidak demikian dengan Ronaldo. Bahkan, statistiknya yang terburuk dalam hal usaha mencetak gol.

Ronaldo merupakan pemain yang paling banyak melepaskan tembakan (22 kali) tanpa sekalipun mencetak gol. Dari 22 tembakan yang dilepaskan Ronaldo, hanya empat di antaranya yang mengarah ke gawang.

Untuk pemain sekelas Ronaldo, statistik di atas jelas mengejutkan. Namun, di ajang Liga Champions, statistik mantan pemain Sporting Lisbon itu musim ini lebih moncer dengan empat gol dari dua laga.

Situasi Cristiano Ronaldoberbanding terbalik dengan rivalnya, Lionel Messi yang gemilang bersama Barcelona. Messi kini memuncaki daftar top scorer La Liga dengan 11 gol dari 7 laga.

 

Berita Terkait