Dituduh Lakukan Team Order, Lorenzo Dibela Marquez

oleh Muhammad Wirawan Kusuma diperbarui 29 Okt 2017, 19:44 WIB
Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, tampaknya memahami tindakan Jorge Lorenzo pada balapan MotoGP Malaysia, Jumat (27/10/2017). (Repsol Honda)

Bola.com, Sepang - Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengaku bisa memaklumi apa yang dilakukan Jorge Lorenzo pada balapan MotoGP Malaysia, Minggu (29/10/2017). Menurutnya, hal tersebut adalah sesuatu yang biasa.

Lorenzo dituding telah melakukan team order pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Sepang tersebut. Pebalap berjuluk X-Fuera dituduh memberikan jalan kepada rekan timnya, Andrea Dovizioso, yang memang membutuhkan kemenangan pada balapan itu.

Advertisement

Tudingan ini sebenarnya sudah dibantah Lorenzo dan Dovizioso. Namun menariknya, bos Ducati memberikan sinyal bahwa mereka memang meminta sesuatu ke Lorenzo meski bukan secara spesifik meminta sang pebalap mengalah dari Doviziozo.

"Pada posisi Lorenzo, ya, saya akan melakukan hal yang sama, karena pada akhirnya terlalu banyak kata yang diucapkan. Kadang bersama tim dibahas kalau Anda merupakan rekan tim. Anda memainkan balapan, dan rekan Anda berada dalam persaingan gelar juara, pabrikan Anda berada dalam persaingan gelar juara, dan pada akhirnya itu normal terjadi," ujar Marquez seperti dikutip Marca setelah balapan.

"Ini sepenuhnya normal, ini adalah hal yang sulit untuk diterima saat balapan, tapi itu juga merupakan bagian dari pekerjaan kami," tambah Marquez.

Pada balapan ini, Marquez gagal naik podium. Pebalap asal Spanyol ini finis keempat dengan terpaut 17,763 detik dari Dovizioso.

Dengan hasil ini, Marquez tetap memimpin klasemen dengan 282 poin, unggul 21 poin atas Dovizioso. Dengan satu balapan sisa, pebalap berjuluk The Baby Alien itu berpeluang besar mempertahankan gelar juara dunia MotoGP.