Cerita Fajar / Rian di Balik Kemenangan Dramatis atas Goh / Tan

oleh Yus Mei Sawitri diperbarui 21 Jan 2018, 22:10 WIB
Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, mengalahkan Goh V Shem/Tan Wee Kiong, pada final Malaysia Masters 2018, Minggu (21/1/2018). (BWF)

Bola.com, Kuala Lumpur - Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, berhasil menang dramatis atas pasangan Malaysia, Goh V Shem/Tan Wee Kiong, pada laga final Malaysia Masters 2018, di Kuala Lumpur, Minggu (21/1/2018). Mereka hampir kalah, namun mampu bangkit saat posisi kritis pada gim kedua. 

Advertisement

Fajar/Rian tampak bakal kalah dengan mudah setelah takluk 14-21 pada gim pertama. Tanda-tanda kebangkitan juga tak diperlihatkan ganda peringkat ke-16 dunia tersebut pada awal gim kedua. 

Bahkan, posisi Fajar/Rian sudah di ujung tanduk ketika tertinggal 13-18.  Fans Goh/Tan sudah bersiap-siap berselebrasi untuk merayakan kemenangan.  

Namun, ganda Indonesia tersebut berhasil membalikkan peruntungan. Fajar/Rian tampil impresif mendulang lima poin beruntun, hingga skor imbang 18-18, bahkan balik memimpin 20-18. Duel kemudian berjalan ketat, hingga berkesudahan 24-22 untuk kemenangan ganda Indonesia. 

Pada gim ketiga, Fajar/Rian benar-benar menggila. Mereka dengan mudah memetik kemenangan 21-13 sekaligus menyegel gelar juara. 

Bagaimana cerita di balik kemenangan dramatis itu? 

"Kami membutuhkan waktu untuk pemanasan dan membiasakan diri dengan permaiann mereka," kata Fajar, seperti dilansir situs BWF. 

"Kami tertinggal 13-18 dan pada titik itu masalahnya adalah kami hanya perlu meraih poin berikutnya karena kami sudah nothing to lose," sambung dia. 

Ini merupakan gelar utama pertama bagi Fajar/Rian. Malaysia Masters merupakan turnamen World Tour level empat yang setara super series. Sebelumnya, mereka belum pernah meraih gelar yang selevel super series. 

"Kami sangat gembira karena ini titel terbesar yang pernah kami raih. Ini hari yang luar biasa bagi kami," ujar Fajar. 

Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang mampu membawa pulang gelar dari Malaysia Masters 2018. 

Berita Terkait