Reus: Banyak Orang Jerman yang Berharap Kami Tersingkir

Oleh Tim Boladotnet diperbarui 25 Jun 2018, 16:22 WIB
Gelandang Jerman, Marco Reus, merayakan gol ke gawang Swedia pada laga grup F Piala Dunia di Stadion Fisht, Sochi, Sabtu (23/6/2018). Jerman menang 2-1 atas Swedia. (AP/Thanassis Stavrakis)

Bola.com, Jakarta Perjuangan Die Panzer dalam ajang bergengsi tingkat internasional, Piala Dunia 2018, rupanya tidak mendapatkan dukungan dari sebagian masyarakat Jerman. Sang pemain, Marco Reus, bahkan menganggap mereka ingin melihat Jerman segera tersingkir.

Kritikan tajam menusuk timnas Jerman usai kekalahan yang tak diduga-duga atas Meksiko pekan lalu. Komentar negatif tentu saja menghampiri, sebab mereka datang ke Rusia dengan status sebagai juara bertahan.

Advertisement

Tetapi kekalahan itu terlihat tidak mempengaruhi performa skuat asuhan Joachim Loew tersebut. Buktinya, mereka tetap mampu meraih hasil maksimal atas Swedia walau sempat bermain imbang, mengakhirinya dengan skor 2-1.

2 dari 3 halaman

Ingin Lihat Jerman Tertunduk

Gelandang Jerman, Marco Reus dan Julian Draxler, tampak kecewa usai dikalahkan Meksiko pada laga Grup F Piala Dunia di Stadion Luzhniki, Moskow, Minggu (17/6/2018). Jerman kalah 0-1 dari Meksiko. (AP/Victor Caivano)

Pada momen-momen kritis seperti sekarang, tentu saja dukungan dari para penggemar setia sangat dibutuhkan oleh Jerman agar bisa terus melaju. Tetapi dari pandangan Reus, mereka justru tidak berharap yang sebaliknya.

"Saya pikir benar itu adalah suatu kesan yang kami dapat," ujar Reus seperti yang dikutip dari Goal.

"Banyak orang di Jerman yang menantikan kami tertunduk keluar dari turnamen," lanjutnya.

3 dari 3 halaman

Tidak Ambil Pusing

Pemain timnas Jerman, Marco Reus, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Swedia. (AP Photo/Thanassis Stavrakis)

Tetapi Reus tidak terlalu ambil pusing dengan bagaimana reaksi fans Jerman. Ia lebih memilih untuk mengomentari semangat timnya untuk meraih kemenangan meskipun sempat tertinggal lebih dulu.

"Tentu saja itu (tertinggal lebih dulu) merupakan sebuah kemunduran dan kami harus mencernanya lebih dulu, tapi kami kembali secepat mungkin dan mungkin bisa mencetak satu atau dua gol lagi," tambahnya.

"Sekarang, itu semua telah menjadi masa lalu. Kami bersiap untuk menang dan berhasil meraihnya," pungkasnya.

Kemenangan ini membuat Jerman bertengger di posisi dua klasemen grup F dan memiliki poin yang sama dengan Swedia, penghuni posisi tiga. Mereka pun wajib mendapatkan tiga poin dari laga kontra Korea Selatan jika masih ingin bertahan di Rusia.

Sumber: Bola.net

Berita Terkait