Denmark Kalah, Eriksen Jadi Sasaran Kritikan

Oleh Tim Boladotnet diperbarui 02 Jul 2018, 13:56 WIB
Duel pemain Kroasia, Mateo Kovacic (kiri) dan pemain Denmark, Christian Eriksen pada laga 16 besar Piala Dunia 2018 di Nizhny Novgorod Stadium, Rusia, (1/7/2018). Kroasia menang 3-2 lewat adu penalti. (AP/Darko Bandic)

Bola.com, Jakarta Penampilan apik para punggawa Denmark kala menghadapi Kroasia di babak 16 besar tidak membuat mereka lolos ke babak selanjutnya. Dan menurut eks pelatih Irlandia, Martin O'Neill, Christian Eriksen punya andil dalam kegagalan tersebut.

Denmark tampil cukup baik dan sempat unggul lebih dulu melalui gol cepat Mathias Joergensen pada menit pertama. Tiga menit berselang, Kroasia berhasil menyamakan kedudukan melalui aksi dari bintang Juventus, Mario Mandzukic.

Advertisement

Usai gol Mandzukic, kedua tim bermain imbang hingga pemenang harus ditentukan melalui adu penalti. Dan bintang Denmark, Christian Eriksen, menjadi salah satu eksekutor yang gagal melaksanakan tugasnya dan membuat Kroasia lolos ke babak selanjutnya.

2 dari 3 halaman

Eriksen Juga Salah

Christian Eriksen mencetak gol pertama Timnas Denmark kala menghadapi Australia di Piala Dunia 2018. (EMMANUEL DUNAND / AFP)

Tetapi, penalti tersebut bukanlah alasan dari kritikan yang dilontarkan O'Neill kepada pemain Tottenham itu. Menurutnya, penampilan Eriksen secara keseluruhan yang membuat Denmark tumbang atas Kroasia.

"Dia tidak terlihat sering dengan bola dan saya pikiur sebagian adalah kesalahannya juga," ujar O'Neill seperti yang dikutip dari Express.

"Saya pikir Denmark akan bangga dengan cara mereka mengontrol pertandingan. Mereka pastinya tidak membuat (Luka) Modric dan rekannya mendominasi dan mereka bermain baik, tanpa dirinya (Eriksen) karena ia terpinggirkan," lanjutnya.

3 dari 3 halaman

Stres Melihat Eriksen

Gelandang Denmark, Christian Eriksen, berusaha melewati gelandang Prancis, Thomas Lemar, pada laga grup C Piala Dunia di Stadion Luzhniki, Moskow, Selasa (26/6/2018). Kedua negara bermain imbang 0-0. (AP/Matthias Schrader)

Penampilan Eriksen bahkan membuat dirinya stres, terlebih dengan statusnya sebagai salah satu pemain hebat saat ini. Bahkan ia sampai teringat dengan mantan pelatihnya dulu, Brian Clough.

"Saya sangat stres, karena dia adalah pemain berkelas," tambahnya.

"Ini mengingatkan saya kepada bos lama saya, Brian Clough. Dia sering berkata pada saya di babak pertama, hampir setiap pekan, 'anda sedang melihat ke luar'," pungkasnya.

Eriksen memang sering disebut sebagai salah satu pemain terbaik saat ini menyusul performanya yang apik bersama Tottenham. Di klub asuhan Mauricio Pochettino itu, ia tampil dalam 47 penampilan di semua kompetisi, membuat 14 gol dan juga 13 assist.

Sumber: Bola.net

Berita Terkait