4 Pengakuan Menarik Jose Mourinho Seusai Laga Manchester United Vs Juventus

oleh Nurfahmi Budi diperbarui 24 Okt 2018, 09:23 WIB
Pemain Juventus, Cristiano Ronaldo, merayakan gol yang dicetak Paulo Dybala ke gawang Manchester United pada laga Liga Champions di Stadion Old Trafford, Manchester, Selasa (23/10). MU kalah 0-1 dari Juventus. (AFP/Oli Scarff)

Bola.com, Jakarta - Manchester United takluk dari Juventus pada Matchday 3 Grup H Liga Champions 2018-2019, di Stadion Old Trafford. Gol tunggal Paulo Dybala di menit ke-17 sudah cukup membuat Jose Mourinho mengakui keunggulan strategi Massimiliano Allegri.

Advertisement

Kekalahan Manchester United membuat persaingan di Grup H semakin menarik, setidaknya dalam perebutan tempat pendamping Juventus. Saat ini Setan Merah berada di peringkat dua dengan koleksi 4 poin, disusul Valencia (2) dan Young Boys (1).

Situasi tersebut membuat Matchday 4 sangat penting bagi Manchester United. Pasukan Jose Mourinho harus menggapai tiga poin di Allianz Stadium, kandang Juventus, jika tak ingin menghadapi situasi yang semakin rumit.

Pada sisi lain, kekalahan dari Juventus membuka mata fans Manchester United. Hal itu berkaitan dengan performa tim kesayangan mereka. Statistik UEFA.com, Manchester United kalah pada hampir semua aspek permainan, mulai dari penguasaan bola, akurasi umpan sampai tendangan tepat sasaran.

Kalah dari Juventus menjadi catatan kehilangan angka penuh ke-4 bagi Manchester United pada 13 pertandingan terakhir di Old Trafford. Tuan rumah juga gagal meneruskan catatan tiga kemenangan terakhir versus Juventus.

Tak ayal, Manajer Manchester United, Jose Mourinho, mengeluarkan beberapa komentar menarik. Berikut ini 4 di antara 'pengakuan' The Special One seusai laga kontra Juventus.

 

2 dari 5 halaman

Kalah Kualitas

Jose Mourinho mengakui timnya kalah kelas dibanding Juventus. Mou menganggap Juventus memiliki level kualitas yang berbeda. "Saya harus jujur, Juventus punya segalanya, yakni level kualitas, konsistensi permainan, pengalaman dan tahu bagaimana cara bermain dengan melihat kondisi di lapangan," kata Mou.

Mou menganggap, Bonucci dan Chiellini menjadi pondasi permainan Juventus. "Keberadaan Bonucci dan Chiellini menjadi penyeimbang, dan membuat mereka bebas menyerang kami," tegas The Special One.

 

3 dari 5 halaman

Mengaku Susah Mencetak Gol

Manchester United gagal mencetak gol meski mencatat 3 kali tendangan tepat mengarah gawang Juventus. Jose Mourinho mengakui hal itu sebagai satu di antara titik lemah anak asuhnya.

"Kami bisa mencetak gol, tapi ternyata memang tak mungkin. Saya berterima kasih terhadap usaha keras pasukanku. Tapi Juventus sangat rapi," tegas Mourinho. Ia mengaku peran dua bek tengah Juventus, Bonucci dan Chiellini, sangat besar bagi kegagalan Manchester United merobek jala Bianconeri.

 

4 dari 5 halaman

Sulit Berkembang

Jose Mourinho menganggap timnya tak bisa mengembangkan permainan, sehingga gagal mengeluarkan potensi secara maksimal. Ia mengaku seluruh pemainnya memiliki mental kuat sampai akhir, tapi belum setara dengan apa yang dibawa Juventus.

"Ini pertandingan yang sangat sulit bagi kami. Saya berharap bisa mengambil dan berbuat sesuatu, tapi ternyata tak mungkin terjadi. Ketika Juventus sudah memimpin, sulit bagi kami," sebut Mourinho.

 

5 dari 5 halaman

Andai Ada Fellaini atau Sanchez

Jose Mourinho menganggap timnya kurang atraktif dalam menyerang, dan itu terjadi ketika tak ada Fellaini dan Alexis Sanchez. Tak heran jika ia berharap ada dua pemain tersebut tadi malam, yang sayangnya tak bisa terjadi.

Ia yakin, jika ada Fellaini atau Alexis Sanchez, hasilnya akan berbeda. "Jika Fellaini atau Sanchez ada, setidaknya masuk pada 20 menit terakhir, pasti ada perbedaan," ungkap Mourinho.

Sumber: UEFA.com

Berita Terkait