Pemain Timnas Mesir Terlibat Pelecehan, Mohamed Salah Ingin Wanita Dihormati

oleh Novie Rachmayanti diperbarui 28 Jun 2019, 17:45 WIB
Pemain Liverpool Mohamed Salah menggendong putrinya Makka didampingi istrinya Maggi menyapa para suporter usai laga Liga Inggris menghadapi Wolverhampton Wanderers di di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, Minggu (12/5/2019). Liverpool gagal meraih gelar juara Liga Inggris. (AP Photo/Dave Thompson)

Bola.com, Jakarta - Mohamed Salah ingin setiap wanita menerima perlakuan yang pantas dan dihormati. Hal itu disinggungnya setelah seorang model dilecehkan oleh rekan setimnya di timnas Mesir, Amr Warda.

Namun, bintang Liverpool itu juga meminta warganet untuk tidak menghakimi Warda. Pemain Atromitos itu dicoret dari tim yang sedang menjalani kompetisi Piala Afrika 2019 karena masalah disiplin.

Advertisement

Warda diduga melakukan pelecehan seksual kepada seorang model, Merhan Keller, lewat media sosial. Masalah yang menimpa rekannya tersebut membuat Salah menyinggung melalui cuitan twitternya, Kamis (27/6/2019).

"Wanita harus diperlakukan dengan sangat hormat. "Tidak" berarti "tidak". Hal itu adalah penting dan harus dijaga," tulis Salah dalam akun media sosialnya itu.

"Saya juga percaya banyak orang yang melakukan kesalahan dapat berubah menjadi lebih baik dan tidak langsung dihakimi, yang merupakan jalan keluar termudah," lanjutnya.

Berdasarkan cuitan tersebut, Mohamed Salah nampak bersikap netral. Ia menginggung rekannya untuk lebih hormat kepada wanita, ia juga ingin Warda tidak langsung dihakimi dan dijauhi.

Ini bukan pertama kalinya Warda dipecat dari klub. Sebelumnya, pemain usia 25 tahun itu juga sempat dicoret dari Portugal Feirense pada 2017.

Dengan absennya Amr Warda, Timnas Mesir hanya membawa 22 pemain di Piala Afrika tahun ini. Namun, Mesir tetap mampu tampil maksimal saat mengalahkan Kongo dengan skor 2-0 melalui gol Ahmed Elmohamady pada menit ke-25 dan disusul Mohamed Salah menit ke-43.

Sumber: Marca

 

 

Berita Terkait