Manajer Repsol Honda Komentari Rumor Duetkan Marc Marquez dan Sang Adik

oleh Liputan6.com diperbarui 17 Jul 2019, 14:00 WIB
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez dan adiknya, Alex Marquez, berpotensi berdet di ajang MotoGP (Istimewa)

Jakarta - Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, akhirnya angkat bicara tentang rumor Alex Marquez berpeluang berduet dengan sang kakak, Marc Marquez, di ajang MotoGP musim depan. Dia mengatakan belum saatnya memikirkan tentang masalah itu. 

Rumor tentang kemungkinan Marc Marquez dan Alex berduet di Repsol Honda muncul menyusul isu Jorge Lorenzo bakal pensiun. Namun, isu Lorenzo akan gantung helm sudah ditepis para petinggi Honda. Mereka mengatakan Repsol Honda tak sabar menunggu Lorenzo pulih dari cedera dan kembali ke lintasan MotoGP. 

Advertisement

Meski begitu Puig tak segan memuji talenta Alex Marquez yang saat ini memimpin klasemen sementara Moto2 2019. 

Dalam wawancaranya dengan El Confidencial, Puig mengatakan Alex Marquez pembalap yang mengesankan dan dinilai layak berkiprah di kelas MotoGP. 

"Soal kemungkinan Marc bertandem dengan Alex tahun depan, saya tak memastikan maupun mengesampingkan apa pun," jelas Puig kepada AS, Selasa (16/7/2019). 

"Kami tahu Marc masih punya kontrak dengan kami tahun depan. Kami ingin ia bertahan dengan kami di masa depan. Memikirkan hal-hal lain sungguh tak masuk akal," ujarnya.

Di lain sisi, Alex menegaskan bahwa dirinya tak pernah punya kewajiban untuk mengikuti jejak Marc Marquez membela Honda jika promosi ke MotoGP suatu saat nanti. 

2 dari 2 halaman

Situasi Berbeda

Marc Marquez & Alex Marquez. (AFP Photo/Quique Garcia)

"Kini ada 4 pabrikan yang bisa juara, dan KTM makin mendekat. Setiap situasi berbeda bagi setiap rider. Kakak saya ada di Honda, tapi bukan berarti saya harus membela Honda juga," tutur Alex.

"Tiap rider punya jalan masing-masing, punya gaya balap sendiri-sendiri, dan punya firasat sendiri soal motor mana yang lebih baik untuknya," ungkap rider 23 tahun ini.

Sebelumnya, rider Estrella Galicia 0,0 Marc VDS Moto2 ini sempat menjalani negosiasi serius dengan Pramac Racing dan Ducati, namun kesepakatan batal diraih akibat dua skuad asal Italia tersebut ingin mempertahankan Jack Miller.

Sumber: Bola.net

 

Berita Terkait