Ubah Strategi, Kunci Kemenangan NSH Atas Pacific Caesar

oleh Hendry Wibowo diperbarui 01 Feb 2020, 06:30 WIB
Para pemain NSH Jakarta melakukan tos sebelum pertandingan melawan Pacific Caesar.

Bola.com, Jakarta - Pertandingan pembuka seri ketiga IBL Pertamax 2020 yang mempertemukan NSH Jakarta kontra Pacific Caesar Surabaya di Mahaka Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara, berjalan ketat, Jumat (31/01).

Pada laga ini, kedua tim berulang kali bergantian memimpin dan akhirnya NSH memenangkan laga dengan skor 90-81.

Advertisement

Dari kubu NSH, Michael Glover mencetak 30 angka. Kemudian Jordan Madrid Andrews membuat 17 angka dan 11 rebound plus Lutfi mencetak 15 poin dan Dashaun Wiggins 10 angka.

Ya, Wiggins memang belum maksimal pada laga ini. Oleh karena itulah, coach NSH, AF Rinaldo mengubah taktik. Hebatnya perubahan itu berbuah kemenangan.

"Dengan Wiggins datang dari bench, saya minta Glover untuk lebih aktif di paint area. Selain itu tanpa Wiggins kami harus siapkan dua ball handler," kata Inal-sapaan akrab Rinaldo.

"Dengan unggul rebound berarti kami akan selalu mendapat possesion," tambahnya.

Sementara itu tugas melakukan tembakan tiga angka dibebankan pada Lutfi Koswara. Dia menjalankan tugasnya dengan baik. Cukup melihat fakta ia menorehkan 15 poin.

"Teman-teman memberikan support pada saya untuk tidak takut melepaskan tembakan," ujar Lutfi.

Video

2 dari 2 halaman

Pacific Lemah Rebound

Pertandingan antara NSH Jakarta melawan Pacific Caesar (IBL)

Adapun usai pertandingan, pelatih Pacific, David Singleton menyoroti buruknya rebound tim. Aspek rebound ini dinilai sang pelatih sebagai kelemahan timnya.

"Sebelumnya, kami sukses menjaga Dior Lowhorn. Entah mengapa hari ini tidak berjalan bagus menjaga Glover yang bisa membuat 21 rebound," kata Singleton.

Kelemahan Pacific mengenai rebounds mendapat persetujuan dari pemain lokal andalan mereka, Indra Muhammad.

"Kami kalah rebound. Komunikasi di lapangan juga kurang bagus," Indra menerangkan.