Juventus Negosiasi dengan Santos untuk Gaet Kaio Jorge

oleh Wiwig Prayugi diperbarui 22 Mar 2020, 17:45 WIB
Logo dan ilustrasi Juventus. (AFP/Marco Bertorello)

Bola.com, Jakarta - Klub Brasil, Santos lewat sang presiden, Jose Carlos Peres mengungkapkan pihaknya tengah bernegosiasi dengan Juventus terkait rencana transfer Kaio Jorge.

Kaio Jorge dikenal sebagai salah satu talenta muda Brasil yang namanya mulai banyak dibicarakan meski ia baru tampil lima kali bersama tim senior Santos.

Advertisement

Nama Kaio Jorge pertama kali mencuat kala ia memperkuat Brasil di ajang Piala Dunia U-17 2019. Penyerang 18 tahun itu mencatatkan lima gol di kompetisi tersebut.

Lebih lanjut, Peres pun mengakui bahwa salah satu klub yang menghubunginya soal Kaio Jorge adalah Juventus. Hal ini sesuai dengan rumor yang beberapa waktu lalu sempat muncul.

"Juventus menanyakan soal dia, tapi tak memberikan penawaran formal. Saya katakan para mereka bahwa klausul rilisnya adalah 75 juta euro, tapi kami terbuka untuk bernegosiasi. Kami berdiskusi mendekati 30 juta euro, tapi itu bukan dengan Juventus," ungkapnya kepada Calciomercato.

"Dua tim Italia lain sangat aktif, begitu pula dengan satu tim asal Prancis. Namun, karena belum ada nama yang muncul di media, saya tak bersedia mengungkapkan siapa mereka," katanya.

Video

2 dari 2 halaman

Bursa Transfer Tetap Berjalan

Logo lama Juventus telah dihilangkan di stadion Allianz, Turin. (AFP / MIGUEL MEDINA)

 

Sepak bola dunia saat ini tengah terganggu dengan adanya wabah virus Corona. Meski demikian, presiden Santos menyebut bahwa aktivitas negosiasi pemain tetap berjalan.

"Bursa transfer tak berhenti sedetik pun. Saya menerima telepon secara normal. Sepak bola terhenti tapi negosiasi masih berjalan," ujar Peres.

"Bukan rahasia lagi bahwa ada ketertarikan, tapi saya tak mau tertangkap basah. Jika tawaran yang tepat tak datang sebelum deadline yang kami tentukan, kami akan mempertahankan dia (Kaio Jorge) hingga akhir musim," lanjutnya.

 

Sumber: Calciomercato

Disadur dari: Bola.net (Ari Prayoga, published 22/3/2020)