6 Fakta Liga Korea Bergulir Lagi: Pemain Wajib Pakai Masker dan Jaga Jarak

oleh Muhammad Adi Yaksa diperbarui 08 Mei 2020, 22:30 WIB
Jeonbuk Motors Vs Suwon Bluewings di Jeonju World Cup Stadium, Jumat (8/5/2020). (AFP/Jung Yeon-je)

Bola.com, Jeonju - Setelah tertunda lebih dari dua bulan, kompetisi kasta teratas Liga Korea Selatan, K-League 1 bergulir lagi. K League 1 menjadi kompetisi elite pertama yang berjalan di tengah pandemi virus corona.

Partai pembuka K League 1 setelah corona mempertemukan juara bertahan, Jeonbuk Motors melawan Suwon Bluewings di Jeonju World Cup Stadium, Jeonju, Jumat (8/5/2020).

Advertisement

Ada lima fakta dari pertandingan itu. Pertama, kursi-kursi stadion kosong melompong sesuai aturan untuk menggelar K League 1.

Kedua, tidak ada seremoni salam-salaman sebelum pertandingan dimulai. Sebagai gantinya, kedua tim membentuk guard of honour saat satu per satu pemain memasuki lapangan.

Ketiga, K League 1 memberlakukan 12 aturan demi keamanan dan keselamatan. Aturan yang mencolok adalah, di atas lapangan, para pemain harus menjaga jarak saat berkomunikasi. Dengan wasit pun begitu.

Keempat, di bangku cadangan, para pemain dan ofisial Jeonbuk serta Suwon memakai masker.

Kelima, saat pertandingan berjalan, sayup-sayup nyanyian dari suporter terdengar. Kemungkinan, suara itu hanya rekaman yang diputar untuk memecahkan keheningan duel kedua kesebelasan.

Video

2 dari 2 halaman

See You Soon, Stay Strong

Jeonbuk Motors Vs Suwon Bluewings di Jeonju World Cup Stadium, Jumat (8/5/2020). (AFP/Jung Yeon-je)

Fakta keenam adalah, pemain melakukan penghormatan dan respek untuk petugas medis Korea.

Tanda pagar (tagar) C_U_SOON dan tulisan Stay Strong menghiasi satu sisi tribune Jeonju World Cup Stadium. Pertandingan berjalan agak lamban. Maklum, kedua tim tidak punya cukup persiapan untuk memulai kompetisi di tengah pandemi virus corona.

Sebagai tuan rumah dan jawara bertahan, Jeonbuk tentu mengincar kemenangan. Namun hingga menit ke-80, permainan armada Jose Morais masih belum meyakinkan.

Untungnya, Jeonbuk punya Lee Dong-gook. Legenda hidup Timnas Korea Selatan itu berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-84. Masuk sebagai supersub, pemain berusia 41 tahun ini berhasil menyambut bola dengan kepalanya hasil dari sepak pojok.

Menandai gol tersebut, Dong Gook berlari ke sudut lapangan. Eks penyerang Middlesbrough ini merayakannya dengan gestur yang dinamakan Thank You Challenge.

Gerakan Thank You Challenge, yang memperlihatkan satu telapak tangan menopang tangan satunya yang mengacungkan jempol, tengah populer di Korea Selatan. Gerakan ini merupakan tanda ucapan terima kasih kepada petugas medis Korea Selatan yang menangani virus corona.