Brasil Makin Marak Kriminalitas, Striker Madura United Waspada

oleh Aditya Wany diperbarui 14 Mei 2020, 13:15 WIB
Penyerang Madura United, Alberto Goncalves. (Bola.com/Aditya Wany)

Bola.com, Belem - Striker Madura United, Alberto Goncalves, sedang menikmati momen berkumpul dengan keluarganya di Belem, Brasil, di tengah pandemi COVID-19. Meski pulang kampung, pemain yang akrab disapa Beto itu justru harus waspada.

Penyebabnya bukan hanya penyebaran virus corona yang masih berlangsung di negara asalnya itu. Melainkan kasus kriminalitas yang juga meningkat di Belem, sebuah kota yang terletak di wilayah utara Brasil, tepatnya negara bagian Para.

Advertisement

“Sekarang ada banyak kasus kriminal di Brasil. Jalanan sekarang sepi, bandara juga sepi. Saya bersyukur sewaktu pulang kemarin perjalanan aman sampai rumah,” kata Beto saat dihubungi Bola.com, Kamis (14/5/2020).

Situasi itu membuat Beto khawatir dengan kondisi keluarganya yang sudah berada di Brasil selama tiga pekan terakhir. Apalagi, istri beserta empat putrinya juga terut serta. Tak banyak yang bisa dilakukan pemain berusia 39 tahun itu, kecuali tetap berada di rumah.

“Kami semua harus di rumah terus, tidak mungkin keluarga pergi. Yang penting kami harus aman di rumah,” imbuh pemain yang kini berstatus sebagai WNI tersebut.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 2 halaman

Tetap Jalani Latihan

Striker Indonesia, Alberto Goncalves, melakukan sesi latihan di Stadion Wibawa Mukti, Jawa Barat, Jumat (02/11/2018). Latihan tersebut dalam rangka persiapan jelang laga Piala AFF 2018. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Pemerintah Brasil juga masih memberi himbauan kepada warganya untuk tetap berada di rumah. Pandemi COVID-19 belum mereda di negara pengekspor ratusan pesepak bola top dunia tersebut.

Beto bukannya tanpa aktivitas selama harus menetap di rumah. Mantan pemain Sriwijaya FC itu memiliki beberapa peralatan dan fasilitas latihan sendiri untuk tetap menjaga kebugaran dan kondisi fisiknya.

"Di rumah ada lapangan pasir. Saya biasa joging dan berlatih di situ. Selain itu, saya bisa dekat dengan keluarga. Karena saya hanya bisa berlatih di tempat parkir mobil. Jadi, saya pulang ke Brasil untuk bisa latihan lebih maksimal,” tuturnya.