4 Pemain Asing yang Tak Lama Berada di Persib tapi Memikat Bobotoh

oleh Erwin Snaz diperbarui 22 Mei 2020, 08:30 WIB
Suporter Persib Bandung, Bobotoh, memberi dukungan saat melawan Sriwijaya FC pada laga Grup A Piala Presiden di Stadion GBLA, Bandung, Selasa (16/1/2018). Persib menang 1-0 atas Sriwijaya FC. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Bandung - Persib Bandung selalu mendatangkan pemain-pemain asing dari berbagai negara, di antaranya dari Polandia, Chile, Jepang, Kamerun, Maroko, dan Belanda.

Pemain asing yang didatangkan Persib Bandung selama ini memang ada yang langsung memikat hati bobotoh, namun ada pula yang membuat bobotoh patah arang dengan kualitas dan kemampuannya.

Advertisement

Dari semua pemain asing yang mendarat di pelabuhan Persib, empat diantaranya berpenampilan moncer dan membuat kenangan manis bobotoh walaupun hanya sebentar memperkuat tim Persib.

Keempat pemain asing tersebut adalah Alejandro Tobar asal Chile, Redouane Barkaoui dari Maroko, Kenji Adachihara dari Jepang, dan Christian Bekamenga yang berasal dari Kamerun.

Bola.com membahas keempat pemain asing Persib Bandung tersebut dengan keunggulannya masing-masing saat memperkuat Maung Bandung.

 

Video

2 dari 5 halaman

Alejandro Tobar

Striker kelahiran Chile, 4 Juni 1976, ini didatangkan Persib Bandung pada pertengahan musim 2003. Ia diboyong pelatih Persib kala itu, Juan Antonio Paez, guna mempertajam serangan Maung Bandung.

Penampilan Tobar kala itu langsung memikat para bobotoh. Dengan nomor punggung 10, Tobar sering mencetak gol lewat tendangan bebas. Bahkan umpan-umpannya pun cukup berbahaya.

Tidak heran, Tobar pun berperan sebagai pemain yang menyelamatkan Persib dari jurang degradasi. Bahkan pada babak play-off , Tobar tercatat sebagai pemain asing pertama yang bisa mencetak hattrick untuk Persib.

Tobar pun dikenang sebagai gelandang asing Persib yang dicintai bobotoh. Terlebih ia berperan penting dalam menyelamatkan Persib dari degradasi pada 2003.

Setelah membantu Persib menyelamatkan diri dari ancaman degradasi, Tobar dipertahankan Paez untuk Liga Indonesia X/2004. Pada musim ini, Tobar mewarnai perjalanan Persib dengan sumbangan 7 golnya.

Persib pun bisa bersaing di papan atas hingga menempati peringkat 6 pada akhir musim. Namun, lantaran ada konflik, pengurus Persib tidak mempertahankan pelatih dan seluruh pemain Chile, termasuk Tobar pada musim berikutnya.

Selama di Persib, Tobar telah mengoleksi 16 gol dari 55 kali tampil bersama Persib.

 

3 dari 5 halaman

Redouane Barkaoui

Redouane Barkaoui. (Bola.com/Permana Kusumadijaya)

Striker asing kelahiran Maroko, 4 April 1979, ini didatangkan Persib Bandung pada musim 2010. Mengawali musim bersama Persib, Barkaoui belum memperlihatkan kemampuanya.

Terlebih saat itu Persib mengalami pergantian pelatih begitu cepat, sehingga pada musim 2010 Persib berada di posisi ke-10 klasemen Liga Indonesia.

Pada musim 2011, lambat laun Barkaoui mampu menunjukkan ketajamannya sebagai striker, apalagi setelah kedatangan tandem baru asal Kamerun, Christian Bekamenga.

Tak heran Barkoui pun mampu mencetak cukup banyak gol pada musim 2011 dengan selebrasi tari jaipongan. Berkat gol-golnya, Barkoui pun menjadi pujaan bobotoh. Selama di Persib, ia mencetak 15 gol dalam 55 kali penampilan.

Sayang, pada musim selanjutnya, Barkaoui tidak diperpanjang kontraknya meski sangat berharap tetap menjadi kekuatan Maung Bandung.

 

4 dari 5 halaman

Kenji Adachihara

Kenji Adachihara.

Pemain kelahiran Jepang, 12 Maret 1982, ini tentu tidak asing di mata bobotoh Persib Bandung. Ia menjadi kekuatan Maung Bandung pada musim 2012-2013.

Sebelum ke Persib, Kenji merupakan bagian dari tim Bontang FC pada musim 2009-2010. Selama dua musim di Bontang, Kenji mampu mencetak 30 gol. Dari Bontang, Kenji hijrah ke Persiba Balikpapan.

Bersama Persiba, Kenji tetap mampu menunjukan ketajamannya sebagai striker dengan torehan 13 gol. Dengan produktivitas golnya, Persib pun tertarik merekrutnya.

Saat berseragam Persib, Kenji sempat menyabet gelar top scorer kompetisi Inter Island Cup (IIC) 2012. Ia pun menjadi pujaan bobotoh saat itu. Namun, cedera yang menimpanya sempat membuat performa Kenji sedikit menurun.

Selama di Persib, Kenji Adachihara tampil selama 1.695 menit dalam 32 kali penampilan dengan torehan 10 gol.

Musim 2014, Kenji bermain untuk tim Persita. Namun, ia pergi dari tim Pendekar Cisadane tersebut setelah terdegradasi. PSS Sleman jadi persinggahan Kenji pada 2016 hingga akhirnya gantung sepatu setelah tidak lolos seleksi di Persija Jakarta.

 

5 dari 5 halaman

Christian Bekamenga

Pemain yang memiliki nama lengkap Christian Bekamenga Bekamengo Aymard ini lahir di Yaoundé, Kamerun, 9 Mei 1986. Ia menjadi kekuatan Persib Bandung pada musim 2007. Bahkan ia disebut-sebut pemain termahal Persib saat itu.

Bekamenga menjadi idola bobotoh saat itu, apalagi ia mampu menunjukkan kemampuanya sebagai striker yang tajam. Selama di Persib, Bekamenga mencetak 17 gol dari 20 kali penampilannya bersama Maung Bandung. Bahkan bisa membawa Persib juara paruh musim.

Sayang meski mampu memberikan kontribusi besar, Bekamenga akhirnya hengkang dari Persib setelah rekan senegaranya, Nyek Nyobe Georges Clement, dipinjamkan ke Persela Lamongan oleh pelatih Persib saat itu, Arcan Iurie.

Apalagi Bekamenga mendapat tawaran di Liga Prancis, di mana sudah menjadi dambaannya sejak dulu untuk berkarier di Prancis.

Berita Terkait