Matthijs de Ligt Merasa Makin Baik Bersama Juventus

oleh Benediktus Gerendo Pradigdo diperbarui 03 Jul 2020, 15:45 WIB
Matthijs de Ligt melakoni debut bersama Juventus di kompetisi resmi saat bersua Napoli di Allianz Stadium, Sabtu (31/8/2019). (AFP/Isabella Bonotto)

Bola.com, Jakarta - Bek muda Juventus, Matthijs de Ligt, mengaku merasa jauh lebih baik secara fisik dan mental setelah sempat mendapat kritik pada awal musim. De Ligt merasa sudah lebih kerasan bermain bersama Juventus di Italia.

Matthijs de Ligt digaet Juventus dari Ajax pada musim panas tahun lalu dengan biaya mencapai 75 juta euro. Bek internasional Belanda itu dianggap menjadi satu di antara beberapa pemain muda terbaik di dunia.

Advertisement

Namun, De Ligt sempat merasakan kesulitan beradaptasi dengan kerasnya Serie A. Secara perlahan, bek berusia 20 tahun tersebut mampu membuktikan kapasitasnya bersama Si Nyonya Tua.

Setelah Serie A kembali bergulir, De Ligt tercatat selalu menjadi starter dalam lima laga yang telah dilakoni Juventus.

Secara luar biasa, De Ligt turut membantu timnya mencatat clean sheet alias tak kebobolan dalam empat laga di antaranya.

"Sekarang saya merasa jauh lebih baik secara fisik dan secara mental saya berada di tempat yang jauh, jauh lebih baik," ujar bek Juventus itu kepada Sky Sport Italia.

 

Video

2 dari 2 halaman

Kerasnya Serie A

Matthijs de Ligt (85,5 juta euro) - Matthijs de Ligt menjadi bek termahal yang dibeli Juventus pada 2019. Pemain asal Belanda ini ditebus Juventus dari Ajax dengan harga mencapai 85,5 juta euro. (AFP/Marco Bertorello)

Lebih lanjut, De Ligt juga bicara tenang kerasnya Serie A. Baginya, ada berapa penyerang hebat yang selalu menyulitkan tiap kali ia hadapi.

"Ada banyak striker yang berbeda di Serie A. Ada Romelu Lukaku, contohnya, yang sangat kuat dan cepat. Selain itu juga ada Ciro Immobile, yang sangat bagus dalam urusan mencetak gol," tutur De Ligt.

"Setiap tim memiliki penyerang yang hebat, berbeda satu sama lain, dan setiap pertandingan sulit. Standarnya sangat tinggi. Saya mencoba mempelajari mereka sebelum setiap pertandingan untuk mempersiapkan segala kemungkinan," tukas bek Juventus itu.

Sumber: Sky Sport Italia

Disadur dari: Bola.net (Ari Prayoga, published 3/7/2020)

Berita Terkait