Gagal Gabung FC Utrecht, Bagus Kahfi Ditunggu di Timnas Indonesia U-19

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 29 Nov 2020, 18:04 WIB
Pemain Timnas Indonesia U-19, Bagus Kahfi, berebut bola dengan Fadilah Nur Rahman saat latihan di Stadion Pakansari, Bogor, Rabu (2/10). Latihan ini merupakan persiapan jelang AFF U-19 di Vietnam. (Bola.com/Yoppy Renato)

Bola.com, Jakarta - Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, turut memberikan semangat dan motivasi kepada Bagus Kahfi yang gagal bergabung dengan FC Utrecht. Indra Sjafri berpesan, pihaknya menantikan kehadiran Bagus Kahfi di Timnas Indonesia U-19.

Bagus Kahfi gagal mewujudkan mimpi berkarier di Eropa. Hal itu terjadi karena Barito Putera sebagai klub pemiliknya mengabaikan tawaran dari FC Utrecht.

Advertisement

Barito Putera tidak merespons tenggat waktu yang diberikan oleh Utrecht yakni pada Jumat (27/11/2020). FC Utrecht kemudian menarik tawaran yang diajukan kepada Barito Putera.

Indra Sjafri menilai, bermain di Piala AFC U-19 dan Piala Dunia U-20 2021 bisa membuka peluang Bagus Kahfi untuk berkarier di luar negeri. Kedua event tersebut akan menjadi ajang perburuan pemain buat para pencari bakat di seluruh dunia.

"PSSI saat ini menunggu kesembuhan Bagus Kahfi secara 100 persen dan dia akan dipanggil untuk bergabung ke Timnas U-19," kata Indra Sjafri seperti dikutip situs resmi PSSI, Minggu (29/11/2020).

"Kami yakin Bagus Kahfi mampu bersaing di skuat Timnas U-19 dan terbuka peluang bermain di Piala AFC serta Piala Dunia nanti. Bila dia mampu bermain apik pada dua ajang tersebut, pasti terpantau oleh banyak talent scout dan bisa saja bergabung ke klub di Eropa," ucap Indra Sjafri.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

2 dari 2 halaman

Tidak Ikut Campur

Bagus Kahfi dan Beckham Putra Nugraha saat laga melawan Korea Utara di SUGBK, Jakarta, Minggu (10/11/2019) dalam penyisihan Grup K kualifikasi Piala AFC U-19 2020. (Bola.com/Yoppy Renato)

PSSI juga tak ingin ikut campur terkait polemik kegagalan Bagus Kahfi bergabung dengan klub Eredivisie Belanda, FC Utrecht. Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri, menilai permasalahan itu di luar ranah federasi.

"Kalau ada pihak lain yang ingin menyalurkan pemain ke klub luar negeri, itu urusan klub dengan klub tersebut. PSSI tidak bisa ikut di situ," kata Indra Sjafri.

"Terkait Bagus Kahfi, karena missed komunikasi dari awal. Dia disalurkan ke klub lain sebelum dikembalikan ke klub," ucap Indra Sjafri.

Berita Terkait