Pemain Muda Vitesse, Dion Markx Ternyata Suka Soto Ayam dan Punya Keinginan Berlibur di Indonesia

oleh Abdi Satria diperbarui 16 Mar 2021, 05:00 WIB
Pemain berdarah Indonesia-Belanda, Dion Markx (kanan) saat diwawancara oleh Yussa Nugraha. (Yussa Nugraha/Youtube)

Bola.com, Makassar - Meski lahir dan besar di Belanda, gelandang Vitesse U-16, Dion Markx tetap akrab dengan berbagai hal yang berbau Indonesia. Mulai budaya, bahasa dan makanan.

Apalagi, remaja kelahiran 29 Juni 2005 memang memiliki garis keturunan Indonesia yang kuat. Orangtua ayahnya berasal dari Indonesia. "Kakek saya orang Sumatera. Sedang nenek berasal dari Jawa," kata Dion Markx pada channel Youtube Yussa Nugraha.

Advertisement

Dion Markx pun terbiasa mendengar kosa kata atau kalimat familiar di Indonesia seperti apa kabar dan terima kasih. Ia pun mengaku tengah berusaha mempelajari bahasa tanah leluhurnya secara otodidak.

Pasalnya ia kerap mendapat berbagai pertanyaan terkait dirinya dari penggemar sepak bola di Tanah Air. Baik lewat media sosial seperti Instagram atau ke email miliknya. Dion Markx pun berusaha menjawab pertanyaan itu dengan kalimat Indonesia.

"Itu saya lakukan bila ada waktu senggang. Saat ini, saya lebih fokus meningkatkan kemampuan bersama Vitesse," kata Dion Markx yang menjadikan Real Madrid sebagai klub idola dan Cristiano Ronaldo sebagai anutannya.

Menurut Dion Markx, sebagai pesepak bola yang tengah membangun impian, ia menunjuk kerja keras, kedisiplinan dan aksi ciamik yang diperlihatkan Ronaldo di lapangan dan kesehariannya pantas dijadikan role model. "Ronaldo telah mendapatkan segalanya dari sepak bola. Dan itu diraihnya lewat perjuangan yang panjang."

 

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 2 halaman

Soto Ayam dan Keinginan Berlibur ke Indonesia

Pemain berdarah Indonesia-Belanda, Dion Markx. (Vitesse)

Selain budaya dan bahasa, Dion Markx juga terbiasa menyantap berbagai menu makanan Indonesia. Kebetulan neneknya yang berdarah Jawa sangat pandai memasak.

"Tiga kali dalam sepekan, selalu ada hidangan masakan Indonesia yang disiapkan Oma. Dari berbagai masakan Indonesia, saya sangat menyukai soto ayam dan juga ayam goreng," terang Dion.

Meski sangat menyukai masakan Indonesia, sebagai pesepak bola, Dion juga memiliki batasan. Terutama ditengah jadwal latihan ketat dan rangkaian pertandingan di kompetisi.

"Memang tidak ada aturan resmi dari klub soal menu makanan. Tapi, sebagai pemain yang merintis karier menuju profesional, saya juga wajib menjaga pola makan yang sehat," ujarnya. 

Sampai usianya yang saat ini menjelang 16 tahun, Dion mengaku belum pernah berkunjung ke Indonesia. Sejatinya, keluarga besarnya sudah merencanakan berlibur sekaligus mengunjungi berbagai tempat wisata di Tanah Air pada musim panas tahun lalu. Namun, wabah pandemi COVID-19 membuat Dion dan keluarganya terpaksa membatalkan rencananya itu.

"Kami ingin berlibur dengan waktu yang panjang dan bisa menikmati berbagai hal di Indonesia. Ditengah wabah corona yang masih tinggi sampai saat ini, tak mungkin kami bisa mendapatkan suasana dan kondisi yang diinginkan itu. Semoga wabah ini bisa teratasi dan saya beserta keluarga bisa berlibur di Indonesia," pungkas Dion.

 

Sumber: Youtube Yussa Nugraha

Berita Terkait