Jelang Laga Penentuan Vs Persela di Piala Menpora, Pelatih Persik Pilih Merendah

oleh Gatot Susetyo diperbarui 06 Apr 2021, 17:15 WIB
Gelandang Persik Kediri, Mohammad Jordan Zamorano (tengah) dijaga ketat gelandang PS Sleman, Kim Jefferey Kurniawan (kiri) dalam laga matchday ke-3 Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Kamis (1/4/2021). Persik Kediri kalah 0-1 dari PS Sleman. (Bola.com/Ikhwan Yanuar)

Bola.com, Bandung - Pelatih Persik Joko Susilo pilih merendah jelang laga hidup mati kontra Persela Lamongan pada penyisihan Grup C Piala Menpora 2021 di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (7/4/2021).

Dia sadar diri dan realistis, kualitas tim asuhannya tak sepadan jika dibandingkan Laskar Jako Tingkir saat ini. Analisis Joko Susilo berdasarkan performa kedua tim selama melakoni tiga pertandingan sebelumnya.

Advertisement

"Saya harus jujur mengakui secara kualitas individu dan permainan, Persela di atas kami. Mereka tim yang sudah terbentuk sejak beberapa musim lalu. Sedangkan tim Persik masih proses pembentukan. Itu yang membedakan kualitas kami," katanya.

Meskipun begitu bukan berarti menurut Joko Susilo, pemain Persik jadi kalah sebelum berperang melawan anak asuh Didik Ludianto.

"Namun tetap ada perbedaannya. Pemain Persela telah bersama satu tim sejak lama, baik yang senior maupun junior. Sementara kami mulai bersatu di Piala Menpora ini. Jadi chemistry pemain Persela telah terbentuk, sedangkan kami masih mencari-cari," ujarnya.

Pria asal Cepu, Blora, ini merujuk tiga penampilan yang ditunjukkan anak-anak Lamongan. Menurutnya Persela memiliki gaya main yang stabil dan kompetitif. 

"Untuk membentuk tim seperti itu pasti butuh waktu panjang. Saya cukup senang bila Persik bisa mengimbangi permainan Persela," kata Joko Susilo. 

Saksikan Video Pilihan Kami:

2 dari 2 halaman

Laga Hidup Mati

Klasemen Grup C Piala Menpora 2021. (Bola.com/Dody Iryawan)

Sangat menarik memang mengamati jadwal dua pertandingan terakhir penyisihan Grup C Piala Menpora 2021 yang bakal digelar di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu (7/4/2021).

Dua laga itu akan jadi partai hidup mati bagi tiga tim sekaligus, yakni Persik, Persela, dan PSS untuk meraih tiket terakhir ke perempat final Piala Menpora 2021.

Jika tak ada perubahan jadwal, Persik dan Persela akan duel lebih dulu pada pukul 15.15 WIB. Sedangkan PSS menantang Persebaya pukul 18.15 WIB.

Yang menarik, tiga tim ini harus meraih kemenangan untuk mendampingi Persebaya ke perempat final. Jika Persik atau Persela menang, salah satu di antara mereka akan mengoleksi poin 6.

Tapi tunggu dulu. Pemenang pertarungan Persik kontra Persela masih harus sport jantung. Si pemenang belum pasti lolos ke fase selanjutnya Piala Menpora 2021. Jadi baik Persik atau Persela yang menang, mereka harus siap-siap kecewa dan gigit jari.

Pasalnya, apabila PSS mampu menjinakkan Bajul Ijo pada pertandingan malam harinya, otomatis Elang Jawa lah yang melenggang ke perempat final dengan koleksi tujuh angka.

Apalagi jika kubu Persebaya yang telah memastikan lolos hanya menurunkan pemain pelapis sebagai alasan menyimpan tenaga inti untuk tampil di perempat final nanti. Dan, ini sah-sah saja dilakukan Persebaya sebagai bagian dari strategi.

Jika ingin menjunjung asas keadilan, idealnya kedua pertandingan ini digelar bersamaan waktunya di dua stadion berbeda. Jika demikian dari tiga kontestan yang memenangkan laga itu tak ada yang kecewa dan gigit jari alias di-PHP.