Imbas Bermain Brutal, Karier Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun di Sepak Bola Tamat!

oleh Zulfirdaus Harahap diperbarui 13 Sep 2021, 19:03 WIB
Zulham Zamrun mengusap air mata usai kalah dari Thailand pada laga final leg kedua Piala AFF 2016 di Thailand, (17/12/2016). (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Bola.com, Cibinong - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, bereaksi keras dengan permainan brutal Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun pada laga uji coba. Menurut Iriawan, permainan kasar keduanya tak bisa ditoleransi.

Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun tampil kasar saat membela AHHA PS Pati dalam laga uji coba melawan Persiraja Banda Aceh, Senin (6/9/2021). Syaiful melayangkan tendangan kung-fu ke pemain lawan, sedangkan Zulham bermain kasar sehingga memicu keributan.

Advertisement

Mochamad Iriawan memastikan, kedua pemain tersebut sudah tak lagi menjadi bagian dari Timnas Indonesia. Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu juga memastikan Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun sudah mendapatkan sanksi keras dari timnya.

"Dia bukan pemain Timnas sekarang, dia 2008 dan 2017. Saat pertandingan bergulir, mereka tidak melapor," kata Mochamad Iriawan.

"Kalau melapor ada perangkat pertandingan yang memonitor. Akan tetapi, kemarin sudah ada evaluasi yang jelas sampai sekarang 2 pemain itu sudah dikeluarkan AHHA PS Pati. Kami akan evaluasi karena itu oknum," tegas Iriawan.

Selain itu, Iriawan juga kecewa dengan permainan kasar kedua pemain tersebut. Iriawan memastikan Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun kariernya di sepak bola sudah tamat. Namun, pria yang akrab disapa Iwan Bule itu tak menyebutkan secara spesifik karier di klub atau di Timnas Indonesia.

"Saya juga sangat kecewa sekali kok pemain seperti itu masih ada pada zaman sekarang. Saya pikir dua pemain itu kariernya selesai dan tidak akan mau main bola lagi," tegas Iriawan.

2 dari 3 halaman

Bikin Malu

Kapten AHHA PS Pati FC, Zulham Zamrun, mengejar pemain Persiraja Banda Aceh, Defri Rizki. (Tangkapan layar YouTube AHHA PS FC).

Media Spanyol, Marca, sampai memberitakan aksi permainan brutal Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun. Dalam headline-nya, Marca menyebut tendangan yang dilayangkan Syaiful Indra Cahya sebagai tendangan pembunuhan.

"Pertandingan persahabatan di Indonesia tidak selalu bersahabat. Tendangan pembunuhan pada tahun ini?" tulis judul berita video Marca yang tayang di situsnya pada Selasa (7/9/2021) malam waktu setempat.

"Seorang pemain AHHA PS Pati FC melakukan tendangan keras yang menikam wajah pemain Persiraja pada pertandingan persahabatan antara dua tim sepak bola di Indonesia," tulis Marca dalam deskripsi berita video tersebut.

3 dari 3 halaman

Daftar Hitam Timnas Indonesia

Zulham Zamrun, Timnas Indonesia. (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, kecewa dengan aksi permainan brutal yang ditunjukkan dua pemain AHHA PS Pati, Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun. Zainudin meminta kedua nama tersebut untuk di-blacklist dari Timnas Indonesia.

"Semua pemain di kompetisi punya keinginan main di timnas. Kalau yang attitude-nya kurang baik seperti contoh yang itu (Syaiful Indra Cahya dan Zulham Zamrun), tolong dipertimbangkan lagi untuk masuk ke Timnas Indonesia," ucap Zainudin Amali.

Dengan demikian, bisa dipastikan karier Zulham Zamrun dan Syaiful Indra Cahya di Timnas Indonesia tamat. Zulham sejauh ini sudah mengemas 21 penampilan dan lima gol untuk Timnas Indonesia, sedangkan Syaiful baru memiliki satu caps di tim senior.

Berita Terkait