Bukan Joan Mir, Ducati Bakal Umumkan Pengganti Jack Miller pada Agustus 2022

oleh Rizki Hidayat diperbarui 21 Jun 2022, 17:00 WIB
Jack Miller lakukan selebrasi usai finis pertama balapan MotoGP Jerez 2021 hari Minggu (02/05/2021). (PIERRE-PHILIPPE MARCOU / AFP)

Bola.com, Jakarta - Direktur Olahraga Ducati, Paolo Ciabatti, menegaskan timnya hanya memiliki dua nama pembalap untuk menggantikan posisi Jack Miller pada MotoGP 2023.

Kedua pembalap itu adalah Enea Bastianini dan Jorge Martin. Hal tersebut, diungkapkan Ciabatti kepada MotoGP.com, Sabtu (18/6/2022), setelah Joan Mir mendadak digosipkan mendekat.

Advertisement

Sejak Jack Miller diumumkan bakal pindah ke Red Bull KTM Factory Racing musim depan pada awal bulan ini, Ducati memang tak kunjung mengumumkan penggantinya.

Paolo Ciabatti pun membeberkan alasan mengapa pihaknya tak buru-buru dalam memilih Bastianini atau Martin.

Seperti diketahui, Bastianini sukses meraih tiga kemenangan dalam 10 seri pertama MotoGP musim ini, namun juga tiga kali gagal finis.

Di lain sisi, Martin dua kali naik podium tanpa kemenangan, serta lima kali gagal meraih poin. Namun, perlu diingat Jorge Martin juga sempat cedera saraf tangan kanan.

 

2 dari 4 halaman

Ingin Jorge Martin Pulih Lebih Dulu

Pembalap Pramac Racing, Jorge Martin, membuat kejutan menjadi peraih pole position pada balapan pembuka musim MotoGP Qatar 2022. (AFP/Karim Jaafar)

"Seperti yang sudah kami bilang, kami ingin mengambil waktu. Mungkin kami akan menunggu sampai balapan kedua pada Agustus demi mengevaluasi situasi lebih jauh," ungkap Ciabatti, merujuk pada operasi yang dijalani Martin dua pekan lalu.

"Tahun lalu, target kami menggandeng Enea dan Jorge, dan saya rasa kami sudah mencapainya. Kini saatnya memutuskan siapa yang akan membela tim pabrikan. Kami ingin memberi kans kepada Jorge untuk mengendarai motor kami tanpa masalah fisik," lanjutnya.

 

3 dari 4 halaman

Tak Akan Rekrut Joan Mir

Joan Mir merupakan pembalap pertama Suzuki yang berhasil menjadi juara dunia pada era MotoGP, yaitu pada tahun 2020 lalu. Padahal, kala itu, Mir baru memasuki musim keduanya di pabrikan asal Jepang tersebut. Ia sukses meraih trofi usai mencatat sekali meraih kemenangan dan tujuh kali naik podium. (AFP/Patricia De Melo Moreira)

Di lain sisi, Mir yang merupakan juara dunia MotoGP 2020 juga sedang mencari tim anyar karena Suzuki akan hengkang akhir musim ini.

Namun, Ciabatti menepis dugaan bahwa pembalap Spanyol itu akan membela tim pabrikan Ducati, meski ada peluang di tim satelit.

"Saya dengar beberapa orang menyebut nama Joan Mir. Dia rider yang hebat, namun kami tak pernah menjalin kontak dengannya. Keputusan kami hanya akan jatuh di antara Jorge atau Enea untuk tim pabrikan, tak ada rider lain yang terlibat," ujar Ciabatti.

 

4 dari 4 halaman

Pertahankan Johann Zarco

Pembalap MotoGP dari tim Pramac Racing, Johann Zarco mengangkat piala posisi ketiga Pertamina Mandalika International Street Sirkuit, NTB, Minggu (20/3/2022). Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Miguel Oliveira menempati posisi pertama MotoGP Mandalika 2022. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Dalam wawancara yang sama, Ciabatti juga menegaskan Johann Zarco sebentar lagi akan mendapatkan kontrak baru dari Ducati Corse. Zarco masih akan membela tim Prima Pramac Racing.

"Kami akan memperbarui kontrak dengan Johann Zarco di Pramac. Pernyataan ini akan mengakhiri gosip soal potensi kedatangan rider baru kepada kami. Saya rasa ada banyak rider kompetitif di Ducati dan kami harus mengambil pilihan terbaik di antara mereka," tutup Ciabatti.

Sumber: MotoGP

Disadur dari: Bola.net (Anindhya Danartikanya/Published: 21/06/2022)

Berita Terkait