4 Belia Paling Gacor di Liga Inggris : Sudah Siap Tempur ke Piala Dunia 2022 ?

oleh Choki Sihotang diperbarui 08 Jul 2022, 17:46 WIB
Premier League - Pemain Muda terbaik Liga Inggris: Bukayo Saka, Dejan Kulusevski, Phil Foden (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Liga Inggris tak sekadar memberikan rangkaian atraksi yang menghibur dari tengah lapangan. Premier League menjadi tempat ideal bagi barisan anak muda yang ingin menempa kemampuan serta mental mereka, selain tentu mengincar masa depan.

Banyak nama pesepak bola yang sudah mencicipi atmosfer Premier League ketika usia mereka tergolong remaja. Ada yang sanggup, namun tak jarang juga yang harus terlempar lebih dini akibat tak kuasa menahan godaan dan persaingan.

Advertisement

 

Video Menarik Saka

2 dari 6 halaman

Siapa Mereka?

Empat pemain muda tampil trengginas di panggung Premier League 2021/2022. Meski muda, kelimanya memberikan kontribusi besar bagi klubnya masing-masing.

Phil Foden, satu di antara pemain muda yang menjadi sorotan musim lalu. Ia ikut mengantarkan Manchester City kembali memenangkan trofi bergengsi Negeri Ratu Elizabeth II.

Tampil memesona, pemain-pemain muda ini kemudian masuk radar sejumlah klub beken Eropa dengan tawaran nilai kontrak menggiurkan.

Jika bisa tampil konsisten, bukan tak mungkin keempatnya bakal menjadi pemain bintang di klub tim nasional. Berikut Empat Pemai Muda Cemerlang Premier League 2021/22. Satu lagi, bisa saja mereka masuk ke tim inti timnas masing-masing yang lolos ke Piala Dunia 2022.

 

3 dari 6 halaman

Bukayo Saka (Arsenal)

Arsenal sukses menaklukkan Chelsea pada laga Liga Inggris 2021/2022 pekan ke-33 yang digelar di Stamford Bridge, Kamis (21/4/2022). Bukayo Saka sukses membawa The Gunners menumbangkan tuan rumah Chelsea dengan skor 4-2. (AP/Frank Augstein)

Penampilan impresif Saka bersama Arsenal memantik banyak pujian, termasuk dari legenda The Gunners, Thierry Henry. King Henry, menyatakan Saka sosok pemain yang berani serta punya mental pemenang meski baru berusia 20 tahun.

Satu di antara bukti penampilan terbaik Saka terlihat pada derby London Utara kontra Tottenham Hotspur di Emirates Stadium pada 26 September 2021. Menang mencolok 3-1, winger kelahiran 5 September 2001 itu menyumbang sebiji gol dan satu assist.

Atas aksi memukaunya sepanjang musim lalu, Saka masuk nominasi peraih PFA Young Player of the Year. Namun dia kalah bersaing dari pemain muda Manchester City, Phil Foden.

 

4 dari 6 halaman

Dejan Kulusevski (Tottenham Hotspur)

Dejan Kulusevski. Sayap kanan Swedia milik Juventus berusia 21 tahun ini performanya meningkat tajam sejak dipinjamkan ke Tottenham Hotspur akhir Januari 2022 lalu. Dari total 11 laga di Liga Inggris, ia mampu mencetak 3 gol dan 6 assist dan membawa Spurs bersaing di 4 besar. (AFP/Lindsey Parnaby)

Dia langsung nyetel dengan rekan-rekan barunya di Spurs, kendati baru didatangkan dari raksasa Italia, Juventus, pada akhir Januari tahun ini. Pemain kelahiran 2000 itu dinilai cepat beradaptasi, karena inilah kali pertama dia bermain di luar Serie A.

Hanya dalam dua bulan sejak dia bergabung, pemegang paspor Swedia yang bisa bermain sebagai winger dan gelandang itu sudah mengemas dua gol dan empat asssist. Sebuah pencapain di atas rata-rata seusianya, terlebih di kompetisi terketat di dunia.

"Sangat penting ketika Anda merekrut pemain muda untuk memahami bahwa Premier League sangat sulit. Anda perlu memeriksa kualiatas pemain itu sebelum merekrutnya," puji Antonio Conte, pelatih Spurs, terkait penampilan gemilang Kulusevski, dilansir situs resmi klub.

 

5 dari 6 halaman

Phil Foden (Manchester City)

Empat gol Manchester City dicetak oleh Kevin De Bruyne, Gabriel Jesus, Phil Foden dan Bernardo Silva. (AP/Dave Thompson)

Dua kali menyabet Pemain Muda Terbaik Premier League bukti kalau Foden memang paten. Sukses di musim 2021/22 berlanjut ke musim selanjutnya dengan dipilihnya dia sebagai pemain muda terbaik.

Pemain sayap yang memulai debutnya bersama tim senior pada 2017 itu memang tak diragukan lagi. Sukses City menjuarai Premier dua musim beruntun tak bisa dilepaskan dari kiprah Foden. Dia memilik akurasi passing mendekati 90 persen.

"Dia memang sosok yang spesial. Dia akan bertahan bersama kami," kata Pep Guardiola, terkait performa dan masa depan Foden di Etihad Stadium.

 

6 dari 6 halaman

Conor Gallagher (Crystal Palace)

Crystal Palace hanya mampu menclok di posisi ke-12 klasemen akhir Premier League 2021/22 atau lebih baik dua tingkat lebih baik dari musim sebelumnya (14).

Meski begitu, Gallagher dapat tempat spesial di hati banyak orang. Termasuk di hati Thomas Tuchel, pelatih Chelsea. Tuchel bernapsu mendaratkan anak muda 22 tahun itu ke Stamford Bridge musim depan, berapa pun uang yang harus mereka gelontorkan.

"Saya percaya Conor dapat menjadi bagian dari skuad kami dan dapat memainkan peran bersama kami. Dia adalah satu di antara pemain kunci di Crystal Palace dan membuat langkah besar dalam perkembangannya di depan. Dia emiliki begitu banyak energi," kata Tuchel, dilansir theguardian.

Berita Terkait