Presiden Joko Widodo Diangkat sebagai Bapak Olahraga Indonesia

oleh Gregah Nurikhsani diperbarui 06 Mar 2023, 18:14 WIB
Presiden Joko Widodo melakukan selebrasi dengan bertepuk tangan setelah pemain Timnas Indonesia menjebol gawang Kamboja dalam laga Grup A Piala AFF 2022 antara Timnas Indonesia melawan Timnas Kamboja yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (23/12/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, diangkat sebagai Bapak Olahraga Indonesia pada Rapat Anggota Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta, Senin (6/3/2023).

Predikat tersebut disematkan melalui usulan Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari yang disepakati oleh 65 anggota NOC Indonesia dan disaksikan oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo yang membuka RA. Turut hadir pula dalam pembukaan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat Basuki Hadimuljono yang merupakan Ketua PB PODSI, Wakil Menteri Hukum dan HAM Edward Omar Sharif Hiariej sebagai Ketua PP PELTI.

Advertisement

“Presiden Joko Widodo memiliki concern terhadap olahraga dan kita semua, keluarga besar olahraga Indonesia bisa merasakannya, di mana penghargaan terhadap atlet dan olahraga sudah lebih baik. Dalam kesempatan ini, kami mengusulkan bagaimana jika Presiden Joko Widodo kita nobatkan sebagai Bapak Olahraga Indonesia. Sepakat?” tanya Okto, sapaan karib Raja Sapta.

Usulan teresbut kemudian disetujui oleh 65 anggota NOC Indonesia.

“Sah,” kata Okto.

 

2 dari 4 halaman

Perubahan Signifikan

Presiden RI, Joko Widodo, berbincang dengan Ketua PSSI, Mochamad Iriawan saat menonton Timnas Indonesia melawan Vietnam dalam laga leg pertama babak semifinal Piala AFF 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jumat (6/1/2023) sore WIB. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Okto mengatakan tidaklah sulit bagi NOC Indonesia memberikan predikat Bapak Olahraga Indonesia kepada Presiden Joko Widodo. Sebab di masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo banyak event-event olahraga internasional dapat dibawa ke Tanah Air, di antaranya adalah Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, Asian Para Games 2018 Jakarta, Asian Para Games 2022 Solo, serta berbagai single event.

Di samping itu, Presiden Joko Widodo juga memberikan peningkatan apresiasi kepada olahragawan yang telah memberikan prestasi. Di antaranya, kenaikan bonus bagi peraih prestasi di multievent.

“Presiden Joko Widodo juga memberikan kenaikan bonus kepada atlet. Satu keping medali Olimpiade itu diberikan apresiasi Rp5 miliar ketika saya menjadi Chef de Mission di Olimpiade 2016 Rio, dan ini ada kenaikan bonus saat Olimpiade Tokyo 2020 dinaikan lagi sebesar Rp 5,5 miliar per keping medali. Atlet-atlet yang berprestasi juga banyak yang diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara,” kata Okto.

 

3 dari 4 halaman

Sudah Sejalan

Presiden RI, Joko Widodo, memberikan senyuman saat melayani permintaan foto bersama suporter cilik di sela-sela rehat babak pertama pertandingan Timnas Indonesia melawan Thailand pada laga Piala AFF 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (29/12/2022). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Sementara itu, Ketua MPR Bambang Soesatya menyambut baik predikat yang akan diberikan oleh Presiden Joko Widodo pada Rapat Anggota NOC Indonesia. Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) ini menilai langkah NOC Indonesia.

“Sebenarnya IMI sudah lebih dulu memberikan penghargaan kepada Bapak Presiden Joko Widodo sebagai bapak automotif Indonesia. Jadi apa yang dilakukan NOC Indonesia untuk mengangkat Presiden Joko Widodo sebagai Bapak Olahraga Indonesia sudah sejalan,” kata Bambang.

 

4 dari 4 halaman

Agenda Berikutnya

Ketua Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari.

Rapat Anggota NOC Indonesia membahas laporan pertanggung jawaban 2022 dan rencana kegiatan 2023 yang dibawakan oleh Ketua, Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal, Bendahara, dan para komisi NOC Indonesia.

NOC Indonesia juga memberikan penghargaan kepada insan olahraga Indonesia pada penutupan Rapat Anggota yang juga akan ditutup oleh IOC Member Erick Thohir.

Selain Rapat Anggota, NOC Indonesia juga akan mengadakan Kongres Luar Biasa untuk membahas perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) pada Selasa (7/3/2023).

Berita Terkait