Mengulas Pemain dengan Caps Terbanyak di Timnas Indonesia Jelang FIFA Series 2026: Wajah Lama Comeback, Kolektor Tertinggi Tersisih!

Sayangnya, ada dua pemain aktif dengan caps tertinggi di Timnas Indonesia, yang tak mendapatkan panggilan dari John Herdman.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 16 Maret 2026, 17:00 WIB
Timnas Indonesia - Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan (Bola.com/Adreanus Titus)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, masih memberikan kepercayaan penuh kepada para pemain yang mengantongi caps tertinggi di Skuad Merah Putih menjelang FIFA Series 2026.

Dari 41 nama pemain yang mendapatkan panggilan menjelang ajang tersebut, para pemilik caps terbanyak Timnas Indonesia mendapatkan tempat spesial. Bahkan, ada satu andalan lama yang sudah tersisih, tetapi akhirnya dipanggil John Herdman untuk FIFA Series 2026.

Advertisement

Adapun para pemain langganan lainnya yang tampil cukup konsisten bersama klubnya masing-masing. Mereka dinilai masih layak untuk memperkuat skuad Garuda karena juga menjadi andalan pada dua pelatih sebelumnya.

Sayangnya, ada dua pemain aktif dengan caps tertinggi di Timnas Indonesia, yang tak mendapatkan panggilan dari John Herdman dan harus melewatkan momen pemanggilan ini. Berikut Bola.com menyajikan ulasannya.

 


Kolektor Caps Terbanyak

Pemain Timnas Indonesia, Rizky Ridho mengumpan bola dalam laga FIFA Matchday melawan Chinese Taipei di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jumat (05/08/2025). (Bola.com/Abdul Aziz)

Sejauh ini, dari total 41 nama yang mendapatkan panggilan dari John Herdman, Rizky Ridho masih tercatat sebagai pemain dengan caps tertinggi. Bek Persija Jakarta itu telah mengukir 47 penampilan sejak debut pada Mei 2021.

Ridho memang jadi salah satu pemain yang konsisten mendapatkan panggilan, termasuk di era Shin Tae-yong dan John Herdman. Penampilannya bersama Persija juga dinilai membuatnya masih layak jadi pendamping Jay Idzes di lini belakang.

Setelah itu, ada Ricky Kambuaya yang telah mengukir 43 caps bersama Timnas Indonesia. Pemain berusia 29 tahun tersebut sebetulnya sempat lama tersisih di era STY, tetapi kemudian kembali jadi andalan pada era Patrick Kluivert.

Adapun untuk posisi berikutnya, ada Stefano Lilipaly yang berstatus sebagai pemain paling senior. Winger berusia 36 tahun itu telah menghasilkan total 33 caps, sejak pertama kali debut bersama skuad Garuda pada Agustus 2013.

 


Comebacknya Wajah Lama

Witan Sulaeman. Pemain sayap milik Lechia Gdansk berusia 20 tahun ini tampil penuh 90 menit. Selain menyumbang gol, pergerakannya juga mampu merepotkan dan kadang harus dijatuhkan hingga menghasilkan beberapa kali tendangan bebas. Ia layak mendapat nilai 7,5. (AFP/Roslan Rahman)

Dari nama-nama pemain yang mengantongi penampilan terbanyak untuk Timnas Indonesia, nama Witan Sulaeman tentu menjadi satu di antara sosok yang layak mendapatkan perhatian khusus menjelang FIFA Series 2026 ini.

Witan sebetulnya sudah cukup lama absen di tim nasional. Momen terakhir ia mengukir penampilan ialah pada duel melawan Jepang pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, tepatnya medio November 2024.

Sejak saat itu, pemain yang sudah menghasilkan sembilan gol dari 46 pertandingan bersama Timnas Indonesia itu harus menepi, terutama ketika skuad Merah Putih mulai ditangani Patrick Kluivert sepanjang 2025.

Pemanggilan Witan sebetulnya juga menimbulkan tanda tanya. Sebab, pemain berusia 24 tahun ini belum mengukir penampilan yang menggigit bersama Persija Jakarta dengan catatan satu gol plus tiga assist dari 16 laga di BRI Super League.

 


Kolektor Tertinggi Menepi

Selebrasi bek Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam (tengah) setelah menjebol gawang Vietnam melalui eksekusi penalti pada laga kedua Grup D Piala Asia 2023 di Abdullah Bin Khalifa Stadium, Doha, Qatar, Jumat (19/1/2024). (AP Photo/Hussein Sayed)

Sayangnya, ajang FIFA Series 2026 ini harus dilewatkan oleh dua pemain aktif yang menjadi kolektor penampilan tertinggi Timnas Indonesia. Ya, siapa lagi kalau bukan Asnawi Mangkualam dan Pratama Arhan.

Arhan sebetulnya tercatat sebagai pemilik caps tertinggi karena sudah menghasilkan 50 laga sejak debut pada Mei 2021. Sayangnya, pemain yang kini merumput di Liga Thailand bersama Bangkok United itu harus menepi karena mengalami cedera lutut.

Hal yang sama juga dialami Asnawi Mangkualam. Dia merupakan pemilik caps terbanyak kedua karena sudah mencatatkan 48 penampilan. Namun, pemain 26 tahun ini juga harus absen karena baru saja menjalani operasi lutut.

Yang patut menjadi catatan, keduanya juga berstatus sama seperti Witan, yakni terakhir kali memperkuat Timnas Indonesia di era Shin Tae-yong. Sebab, selama masa kepemimpinan Kluivert, keduanya tidak pernah dipanggil.

Berita Terkait