Persaingan Papan Bawah BRI Super League Makin Panas, Milomir Seslija Berharap Pesaing Persis Solo Saling Jegal

Persaingan papan bawah BRI Super League memanas, ini harapan pelatih Persis.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 15 April 2026, 18:30 WIB
Milomir Seslija, pelatih Persis Solo di BRI Super League 2025/2026. (Dok. ileague.id)

Bola.com, Solo - Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, mengakui bahwa persaingan di zona degradasi makin memanas menjelang akhir musim BRI Super League 2025/2026. Setiap tim masih akan berjumpa sehingga pertarungan bakal tetap kompetitif.

Milomir Seslija merasa bersyukur karena Persis bisa mengandaskan perlawanan satu di antara pesaing terberatnya, Semen Padang, dengan skor tipis 2-1 pada pertandingan pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026.

Advertisement

Kemenangan ini, menurut pelatih yang akrab disapa Milo itu, adalah hasil dari kerja keras anak asuhnya. Keseriusan para pemain akhirnya terbayar lunas. Kini, Persis kembali naik ke peringkat 15 klasemen dengan koleksi 24 poin.

"Saya ingin memberikan penghargaan kepada para pemain. Mereka menikmati sesi latihan. Ketika saya melihat mereka menikmati latihan, ini adalah cara untuk mendapatkan hasil baik. Dan hasil yang baik akhirnya datang juga," ujar Milo.

"Kami tidak dapat memiliki semuanya sekaligus, hasil dan permainan yang bagus. Namun, pada akhirnya, saya merasa terlalu banyak tekanan pada pertandingan melawan Semen Padang," kata pelatih asal Bosnia-Herzegovina tersebut.

 


Tiga Pesaing Terberat

Madura United, BRI Super League 2025/2026. (Dok. ileague.id)

Milo mengatakan, kemenangan atas Semen Padang membuat Persis hanya tinggal menghadapi beberapa pesaing terberat. Selain Persijap Jepara yang berada di peringkat ke-14 dengan koleksi 25 poin, ada juga Madura United yang berada tepat di bawahnya dengan 23 poin.

Praktis, ketiga tim ini hanya berjarak sangat tipis untuk bersaing menjauh dari zona merah. Sedangkan dua kontestan lainnya, Semen Padang dan PSBS Biak, sudah semakin tertinggal dan terborgol di dua peringkat terbawah klasemen.

"Sebab, ini adalah laga penentuan dan sekarang kami harus berjuang untuk satu posisi dengan tiga tim lainnya. Itu jauh lebih mudah, karena sudah ada dua tim yang poinnya jauh tertinggal," kata Milomir Seslija.

 


Bisa Saling Menyulitkan

Penyerang anyar Persijap Jepara, Iker Guarrotxena, menyumbangkan satu gol saat timnya meraih kemenangan 2-0 atas PSM Makassar pada laga pekan ke-18 BRI Super League di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, 24 Januari 2026. (dok. Persijap Jepara)

Menariknya, pada tujuh pertandingan tersisa musim ini, para pesaing Persis masih akan saling jumpa. Dia berharap, setiap tim ini bisa saling mengalahkan agar posisi Laskar Sambernyawa bisa mendapatkan keuntungan.

"Namun, semuanya kemungkinan masih bisa terjadi. Saya sangat berharap, dua tim lainnya (Semen Padang dan PSBS Biak) bisa membuat masalah untuk mengganggu poin tim lain,” kata juru taktik berusia 61 tahun tersebut.

Tim yang dimaksud Milo ialah PSBS Biak, yang masih akan menghadapi Persijap Jepara (pekan ke-29). Sementara itu, Semen Padang juga akan berhadapan dengan Persijap (pekan ke-28) dan Madura United (pekan ke-30).

 


Ukir Tren Kebangkitan

Duel Persis Solo vs Semen Padang berakhir untuk kemenangan Laskar Sambernyawa dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/2026, Minggu (12/4). (Dok. Persis Solo)

Di papan bawah, memang hanya ada dua tim yang mampu menjaga konsistensi hingga mengukir kebangkitan. Kedua tim tersebut yakni Persis dan Persijap, yang sama-sama menghasilkan tren tanpa terkalahkan.

Persis, misalnya, sudah melewati delapan laga terakhir tanpa kalah dengan hasil tiga kemenangan. Sementara itu, Persijap tak tersentuh kekalahan pada enam laga terbaru dengan catatan dua kemenangan.

Berita Terkait