Usai Lazio Kalah dari Inter Milan di Final Coppa Italia, Maurizio Sarri Ancam Boikot Derby Vs AS Roma

Komentar menarik keluar dari mulut pelatih Lazio Maurizio Sarri usai timnya menelan kekalahan 0-2 dari Inter Milan pada final Coppa Italia 2025/2026 hari Kamis (14/05/2026) dini hari WIB.

Bola.com, Jakarta - Komentar menarik keluar dari mulut pelatih Lazio Maurizio Sarri usai timnya menelan kekalahan 0-2 dari Inter Milan pada final Coppa Italia 2025/2026 hari Kamis (14/05/2026) dini hari WIB.

Maurizio Sarri menyebut Lazio bakal boikot pertandingan Derby della Capitale pada giornata ke-37 Serie A 2025/2026 versus AS Roma hari Minggu 17 Mei. Laga ini digelar pada pukul 17.30 WIB atau siang bolong di Italia. 

Lega Serie A sebagai penyelenggara memang menjadwalkan semua pertandingan tim-tim yang bersaing untuk mendapatkan tiket ke Liga Champions secara serentak pada Minggu 17 Mei pukul 12.00 waktu Italia. 

Maurizio Sarri tidak setuju dengan ide ini. "Perasaan saya adalah saya akan memainkan pertandingan pada hari Senin, tetapi jika mereka ingin memainkan derbi pada siang hari di hari Minggu, saya tidak akan datang. Mereka bisa melakukannya sendiri,” jawab Sarri.

"Ini adalah serangkaian kesalahan yang dilakukan oleh Lega Serie A, mereka mengatur Derbi Turin bertepatan dengan final tenis ATP di Turin, kemudian Derbi Roma ketika Italian Open sedang berlangsung di Roma." 

"Ini adalah kesalahan mereka dan saya setuju dengan otoritas setempat, jadi saya harap kita bermain pada hari Senin. Jika saya adalah Presiden Lazio, saya bahkan tidak akan datang bersama skuad pada hari Minggu. Tidak ada bedanya bagi kami, kami akan kehilangan poin penalti, saya tidak akan pergi," tambahnya. 

 

 

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Maurizio Sarri: Lazio Hanya Menguntungkan Diri Sendiri

Maurizio Sarri kemudian mengkritik sikap Lega Serie A yang menurutnya hanya menguntungkan diri sendiri. Karena lima laga yang bermain di hari Minggu pukul 12.00 waktu Italia semua berstatus laga menentukan persaingan ke Liga Champions, 

"Mereka melakukan serangkaian kesalahan luar biasa, tidak ada yang mengakui kesalahan dan meminta maaf. Saya ragu saya akan tetap bekerja jika saya melakukan tiga atau empat kesalahan per hari," ungkap Sarri. 

"Mereka tidak bisa berpura-pura ini normal, ada lima tim yang memainkan pertandingan yang bernilai 90 juta euro untuk masa depan mereka, Anda tidak bisa memaksa mereka bermain di siang hari. Ini bukan sepak bola," tambahnya. 

Salah Perhitungan Strategi

Mengenai kekalahan di final Coppa Italia melawan Inter Milan, Maurizio Sarri mengakui salah perhitungan soal strategi timnya. 

"Kami telah mempersiapkan pertandingan dengan menurunkan tekanan di babak pertama, karena kami melihat pada hari Sabtu bahwa Inter kurang agresif di babak kedua, itu bukan level yang bisa mereka pertahankan selama 90 menit,” kata Sarri kepada Sport Mediaset.

"Sayangnya, selama babak pertama yang sangat terorganisir, kami memberikan kedua gol kepada Inter dan membuat segalanya lebih sulit bagi diri kami sendiri." 

"Kami mencoba untuk kembali ke jalur yang benar, kami memiliki peluang, tetapi tidak mampu mengkonversikannya. Kami sangat menyadari bahwa Inter lebih kuat dari kami secara teknis, tetapi kami berharap pertandingan akan berjalan berbeda malam ini," tambahnya. 

Video Populer

Foto Populer