Emiliano Martinez dan Unai Emery Ukir Sejarah Baru, Aston Villa Menang Final Lagi dan Lagi

Keberhasilan Aston Villa menjuarai Liga Europa 2025/2026 bukan hanya menjadi malam bersejarah bagi klub asal Birmingham tersebut.

Bola.com, Jakarta - Keberhasilan Aston Villa menjuarai Liga Europa 2025/2026 bukan hanya menjadi malam bersejarah bagi klub asal Birmingham tersebut. Final di Istanbul juga kembali menegaskan dominasi dua sosok penting di balik kesuksesan The Villans, yakni Emiliano Martinez dan Unai Emery.

Aston Villa tampil luar biasa saat membantai Freiburg 3-0 pada final Liga Europa di Tupras Stadyumu, Kamis (21/5/2026) dini hari WIB. Gol-gol Youri Tielemans, Emiliano Buendia, dan Morgan Rogers memastikan trofi Eropa pertama Aston Villa sejak 1982.

Di balik kemenangan tersebut, Emiliano Martinez kembali memperpanjang rekor luar biasa dalam kariernya. Kiper Timnas Argentina itu masih belum pernah kalah di partai final sepanjang perjalanan profesionalnya.

Sementara itu, Unai Emery semakin mengukuhkan reputasinya sebagai “raja” Liga Europa. Pelatih asal Spanyol tersebut kini resmi menjadi manajer pertama dalam sejarah UEFA Cup/Liga Europa yang mampu memenangkan kompetisi itu sebanyak lima kali.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Emiliano Martinez Masih Sempurna di Semua Final

Emiliano Martinez kembali menunjukkan mental juara di laga final. Meski tidak terlalu banyak mendapat ancaman serius dari Freiburg, keberadaan Martinez tetap memberi rasa aman di bawah mistar Aston Villa sepanjang pertandingan.

Keberhasilan mengangkat trofi Liga Europa membuat Martinez mempertahankan rekor sempurnanya di seluruh final yang pernah ia jalani sepanjang karier. Hingga kini, belum ada satu pun partai final yang berakhir dengan kekalahan bagi penjaga gawang berusia 33 tahun tersebut.

Catatan luar biasa Martinez dimulai saat membantu Arsenal menjuarai FA Cup 2020 dan Community Shield 2020. Setelah itu, karier internasionalnya bersama Argentina berubah menjadi era penuh kejayaan.

Martinez membawa Argentina menjuarai Copa America 2021, lalu menjadi pahlawan saat Lionel Messi dan kolega memenangkan Piala Dunia 2022 di Qatar. Setelah itu, ia kembali mengangkat trofi Finalissima 2022 dan Copa America 2024.

Kini, Liga Europa 2026 menjadi trofi final ketujuh secara beruntun yang berhasil dimenangkan Martinez. Mentalitasnya di pertandingan besar kembali terbukti menjadi salah satu faktor penting di balik keberhasilan Aston Villa musim ini.

 

Unai Emery Semakin Tak Tertandingi di Liga Europa

Jika Martinez identik dengan kutukan yang tak pernah datang di final, maka Unai Emery identik dengan Liga Europa itu sendiri. Pelatih asal Spanyol tersebut kembali menunjukkan sentuhan magisnya di kompetisi kasta kedua Eropa.

Trofi bersama Aston Villa membuat Emery kini mengoleksi lima gelar Liga Europa sepanjang karier kepelatihannya. Tidak ada pelatih lain dalam sejarah UEFA Cup/Liga Europa yang mampu menyamai pencapaian tersebut.

Dominasi Emery dimulai bersama Sevilla ketika ia membawa klub Andalusia itu menjuarai Liga Europa tiga musim beruntun pada 2013/2014, 2014/2015, dan 2015/2016. Catatan tersebut sempat dianggap nyaris mustahil diulang pada era sepak bola modern.

Namun Emery kembali membuktikan kualitasnya saat membawa Villarreal juara Liga Europa 2020/2021 setelah mengalahkan Manchester United lewat drama adu penalti. Kini, Aston Villa menjadi klub ketiga yang dibawanya menaklukkan kompetisi tersebut.

 

Aston Villa Menutup Musim dengan Cara Sempurna

Keberhasilan menjuarai Liga Europa menjadi penutup sempurna perjalanan Aston Villa musim ini. The Villans sempat mengalami inkonsistensi di awal musim, tetapi perlahan bangkit hingga akhirnya mengangkat trofi Eropa.

Youri Tielemans mengakui perjalanan Aston Villa musim ini penuh pasang surut. Namun menurutnya, mentalitas tim menjadi pembeda hingga mereka mampu mengakhiri musim dengan trofi.

“Musim ini penuh naik turun. Kami memulai musim dengan sangat buruk dan standar kami jauh dari harapan,” ujar Tielemans usai pertandingan.

“Cara kami bangkit menunjukkan kualitas pemain dan staf pelatih. Kami terus bekerja keras, terus percaya, dan akhirnya mendapatkan hasilnya. Kami lolos ke Liga Champions musim depan dan memenangkan trofi,” lanjut gelandang asal Belgia tersebut.

Kini, nama Aston Villa kembali masuk dalam daftar klub elite Eropa. Bersama Unai Emery dan para pemain bermental juara seperti Emiliano Martinez, The Villans tampaknya belum selesai menciptakan sejarah baru.

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer