Sukses


BRI Liga 1: Pelatih Arema FC Tak Ingin Hanya Striker yang Bisa Cetak Gol

Bola.com, Malang - Arema FC jadi tim yang produktif sejak ditangani Widodo Cahyono Putro. Dua pertandingan, enam gol berhasil dicetak.

Semua lahir dari barisan strikernya: Charles Lokolingoy, Dedik Setiawan dan Gilbert Alvarez. Pelatih 53 tahun ini sepertinya berhasil mengembalikan insting gol para striker tersebut.

Mereka keluar dari bayang-bayang striker haus gol, Gustavo Almeida yang dilepas ke Persija Jakarta. Melihat barisan striker sedang on fire, diprediksi lawan Arema selanjutnya bakal tidak memberi kebebasan.

Dedik dkk akan dapat pengawalan lebih ketat dari pemain belakang lawan. Termasuk saat Arema melawan Persikabo 1973 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (01/03/2024).

“Bagi kami, sebelas pemain yang ada di lapangan harus siap. Bukan hanya striker yang bisa mencetak gol. Siapapun itu, meski pemain belakang. Jika dapat kesempatan sekecil apapun, harus bisa cetak gol,” tegas mantan pelatih Bali United ini.

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

 

 

 

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Setiap Match, Cetak Gol

Prinsip Widodo, setiap pertandingan anak buahnya diinstruksikan selalu bisa mencetak gol. Karena ada efek positif yang bisa membangkitkan kembali semangat pemain.

"Sepak bola tentu membutuhkan gol. Efek dari gol itu juga diperlukan,” sambungnya.

Lebih lanjut, Widodo juga menginstruksikan kepada skuad Arema untuk mempelajari rekaman video setiap lawan. Itu jadi hal penting untuk mengetahui celah dari permainan lawan.

3 dari 4 halaman

Tak Pernah Remehkan Lawan

Di pekan ke-27 dan 28 BRI Liga 1, bisa dibilang Arema dapat lawan mudah yaitu Persikabo 1973 dan Bhayangkara FC.

Dua tim di atas posisinya ada di bawah Arema. Tepatnya di urutan 17 dan 18. Namun, Widodo menegaskan jika dia tidak memandang lawan sebelah mata.

"Kami tidak melihat ke klasemen. Karena mereka pasti juga mengejar kemenangan. Kami fokus evaluasi secara keseluruhan. Bagaimana lawan menyerang dan bertahan,” jelasnya.

Perlu diketahui, Persikabo jadi tim paling banyak kebobolan saat ini. Gawang mereka 52 kali dijebol lawan. Sedangkan Bhayangkara 48 kali kebobolan.

Arema bisa memaksimalkan serangannya untuk mengekspliotasi celah pertahanan dua tim tersebut.  

4 dari 4 halaman

Yuk Lihat Peta Persaingan

Video Populer

Foto Populer