Misi Teramat Sulit Timnas Indonesia U-17 saat Bersua Vietnam di Laga Pamungkas Grup A Piala AFF U-17 2026

Timnas Indonesia U-17 akan menghadapi laga sulit di pengujung penyisihan Grup A Piala AFF U-17 2026, yakni melawan Vietnam.

Bola.com, Jakarta - Kekalahan dari Timnas Malaysia U-17 benar-benar membuat kans Timnas Indonesia untuk lolos dari fase Grup A Piala AFF U-17 2026 sangat tipis.

Garuda Muda sebenarnya mengawali perjuangan dengan baik. Tim asuhan Kurniawan Dwi Yulianto itu sukses mengalahkan Timnas Timor Leste U-17 dengan skor empat gol tanpa balas paca pertandingan pertama.

Hanya, saat bersua Malaysia dalam laga kedua di Stadion Joko Samodro, Gresik, Kamis (16-4-2026) malam, Garuda Muda takluk 0-1.

Kini,  Putu Ekayana Yoga dkk. menatap laga pamungkas Grup A, di mana lawan yang akan dihadapi adalah tim kuat, Vietnam.

Vietnam memuncaki klasemen dengan torehan enam angka usai mengalahkan Malaysia 4-0 serta menggilas Timor Leste 10-0. 

Duel Indonesia kontra Vietnam rencananya akan mentas Stadion Delta, Sidoarjo, Minggu (19-4-2026) malam pukul 19.30 WIB.

Indonesia masih punya kans ke fase selanjutnya, tetapi dengan perjuangan yang tak mudah. Selain harus bisa mengalahkan Vietnam, Indonesia juga berharap Timor Leste mampu mengatasi Malaysia.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Peluang Ada, tapi Berat

Terkait peluang Tim Garuda Muda, pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan, mencoba realistis.

Menurut pengamat yang akrab disapa Ropan itu, celah untuk mengalahkan Vietnam ada, tetapi pastinya sangat sulit. 

"Ya, saya pikir celahnya sulit kalau dilihat dengan permainan Vietnam. Saya melihat ketika mereka mengalahkan Malaysia dan Timor Leste," kata Ropan via kanal YouTube "Kompas TV".

Ropan menjadikan pertandingan melawan Malaysia sebagai acuan Vietnam jelang melawan Indonesia. Bukan tak mungkin Vietnam bakal menurunkan semua pemain terbaiknya. 

"Vietnam kalau bermain seperti itu, pelatihnya menurunkan semua pemain-pemain terbaik seperti melawan Malaysia, kita akan sulit," kata Ropan. 

"Bahkan Vietnam punya peluang besar untuk mengalahkan kita. Kalau Malaysia mereka kalahkan dengan empat gol, artinya berhadapan dengan kita juga mereka sangat optimistis bisa menang."

Perbandingan Gol

Vietnam tak hanya juara grup, melainkan juga pengoleksi gol yang sangat banyak, yakni 14 gol dalam dua laga. Bandingkan dengan Indonesia yang cuma empat gol. 

"Sementara kita butuh gol yang banyak melawan Vietnam agar bisa hitung-hitungan. Kalau Vietnam, saya pikir kan mereka sudah aman. Dengan 14 gol plus, mereka sudah jadi juara Grup A," tutur Ropan, yang menyayangkan kekalahan Indonesia dari Malaysia. 

"Kita ini akan bersaing dengan Malaysia untuk mencari runner-up terbaik. Mestinya kan kita harus bisa menang melawan Malaysia karena hitung-hitungannya seperti itu sehingga kita bisa aman," ulasnya. 

"Tapi, dengan kekalahan ini, ya makanya saya bilang kegagalan itu 99 persen bisa terjadi. Untuk bersaing dengan Grup B dan Grup C, kita masih berat. Di sana ada Myanmar, kemudian ada Kamboja yang punya peluang lebih bagus mungkin dibandingkan dengan kita," ujar Ropan. 

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer