Pelatih Malaysia U-17 Petik Setumpuk Pelajaran seusai Dibekuk Timnas Indonesia U-17 0-3

Pelatih Timnas Malaysia U-17, Muhammad Shukor bin Adan, mendapatkan sejumlah pelajaran berharga setelah anak asuhnya mengalami kekalahan dari Timnas Indonesia U-17.

Bola.com, Solo - Pelatih Timnas Malaysia U-17, Muhammad Shukor bin Adan, mendapatkan sejumlah pelajaran berharga setelah anak asuhnya mengalami kekalahan dari Timnas Indonesia U-17 pada uji coba kedua.

Dalam duel yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Selasa (7/7/2026) itu, Timnas Malaysia U-17 harus menyerah setelah dibekuk tiga gol tanpa balas. Pada pertemuan sebelumnya, kedua tim sempat bermain imbang 1-1.

Menurut Shukor, ada beberapa penyebab yang menjadi faktor kekalahan Harimau Malaya Muda di pertemuan kedua. Dia bilang, anak asuhnya kehilangan konsentrasi, intensitas, dan agresivitas, terutama ketika bertahan.

"Pertandingan kedua kalah 0-3, agak berat juga untuk diterima. Tapi ini adalah bagian dari sepak bola. Bila dalam fase bertahan kami hilang konsentrasi, hilang intensitas, dan hilang agresivitas, kami dihukum oleh tim Indonesia,” kata Shukor.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Pemain Sudah Berusaha

Meskipun demikian, juru taktik berusia 46 tahun itu enggan menyalahkan anak asuhnya. Menurut dia, laga uji coba ini dimaksimalkan untuk memberi kesempatan para pemainnya agar mendapatkan jam terbang.

Yang jelas, Harimau Malaya Muda pulang dengan sederet pelajaran penting dari laga latih tanding ini. Pelajaran ini menjadi bekal berharga untuk bersiap menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-17 2027.

“Dan saya tidak mau menyalahkan pemain. Yang paling penting sekali saya harus mencoba melakukan yang terbaik. Dan pemain-pemain yang diberi peluang, hampir 6-7 pemain diberi peluang untuk laga malam tadi, dan banyak hal yang akan kami pelajari dari game malam kedua ini,” kata dia.

Masih Terus Berkembang

Selain itu, Shukor juga menyinggung soal mepetnya waktu persiapan untuk menghadapi laga ini. Dia berharap, anak asuhnya bisa terus berkembang seiring berjalannya waktu, terutama meningkatkan faktor intensitas dan kebugaran.

"Jika berbicara persiapan, memang kami datang ke sini dengan dua hari persiapan. Dan kami harus melihat dari intensitas permainan dan kekuatan pemain. Dalam dua hari kami beraksi untuk game kedua,” kata dia.

“Kami lihat ada pemain yang dari segi tingkat kebugarannya berkurang, dan kami harus mengakui hal itu. Jadi saya rasa bukan kami ingin menyalahkan, tapi yang paling penting sekali kami harus memperbaiki pada pemanggilan pemain berikutnya nanti.”

Menuju Kualifikasi

Timnas Malaysia U-17 akan terus bekerja keras untuk mempersiapkan diri menghadapi Kualifikasi Piala Asia U-17 2027. Sebab, Harimau Malaya Muda sudah gagal lolos ke putaran final pada dua edisi terakhir.

Namun, Harimau Malaya Muda juga punya bekal yang cukup positif. Sebab, sebelumnya mereka bisa lolos ke final Piala AFF U-16 2026, termasuk ketika menumbangkan Timnas Indonesia U-17 di fase grup.

Video Populer

Foto Populer