Oxford United Degradasi ke Kasta 3, Ole Romeny Cs Pede Naik Lagi Musim Depan

Oxford United Turun ke Kasta 3, Ole Romeny Cs Pede Naik Lagi Musim Depan

Bola.com, Jakarta - Oxford United terdegradasi ke kasta ketiga kompetisi sepak bola Inggris atau League One musim depan. Oxford United menjalani musim yang buruk sepanjang 2025/2026.

Oxford United dipastikan gagal keluar dari posisi tiga terbawah klasemen akhir Divisi Championship atau kasta kedua Inggris.

Akhir pekan lalu, mereka memang sukses melibas Sheffield Wednesday dengan skor 4-1 pada pekan ke-45 di kandang sendiri, Kassam Stadium, Sabtu (25/4/2026) malam.

Kemenangan Oxford tak banyak berarti, sebab masih nangkring di posisi ketiga terbawah. Ole Romeny dkk. mengemas nilai 47, tertinggal empat poin dari West Bromwich Albion, dengan menyisakan satu laga terakhir.

Bisa dipastikan hasil apapun di laga terakhir versus Millwall di laga terakhir, tak akan mempengaruhi posisi The Yellow yang tetap di zona degradasi.

Dengan demikian, berakhir sudah petualangan bagi tim yang diperkuat duo Timnas Indonesia, Ole Romeny dan Marselino Ferdinan ini untuk bersaing di kasta kedua Liga Inggris.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tak Perlu Bersedih

Para penggemar Oxford United optimistis meskipun klub tersebut terdegradasi dari Championship. Oxford United hanya mampu bertahan selama dua musim dalam persaingan di kasta kedua Inggris, sejak promosi melalui playoff pada musim 2023/2024.

"Mari kita sambut musim depan. Degradasi terasa sangat berbeda dari yang saya ingat," kata Liam Burton, salah satu penggemar Oxford United di acara Wasn't at the Game di BBC Radio Oxford.

"Kami menghabiskan waktu begitu lama untuk mencoba masuk ke League One, dan sekarang kami di sini mencoba untuk menghindarinya."

Dengan cara yang sama sekali berbeda, kami menghadapinya dengan penuh semangat, mengetahui bahwa kami harus meraih kemenangan. Hari ini terasa seperti 'baiklah, mari kita ulangi tahun depan'," tambah Liam.

Sabtu lalu adalah kali pertama Oxford United mengalami fase degradasi sejak prestasi anjlok dari Football League pada 2006.

Ambil Hikmahnya

Fans Oxford United lain bernama Matt dalam BBC Radio Oxford, juga mengapungkan sikap optimistis. Ia yakin Oxford United hanya sebentar di League One, dan bakal kembali ke Championship musim depan.

"Kita akan langsung naik kembali. Kita harus positif, saya telah belajar dari mengikuti Oxford bahwa tidak ada gunanya bersikap negatif," ucapnya.

"Saya mohon kepada semua orang yang memiliki tiket musiman untuk memperbarui tiket musiman mereka - tunjukkan kepada para pemain betapa berartinya klub ini bagi kita," jelas Matt.

Sementara Will Lankshear, pencetak gol terbanyak Oxford United musim ini, mengakui hatinya campur aduk setelah gagal membawa timnya bertahan di Championship Division. Ia mencetak 11 gol plus 4 assist dari 43 laga di Championship musim ini.

"Ini sangat mengecewakan, tetapi kita harus terus maju, dan para penonton di sini mendukung sampai akhir. Saya pikir mereka luar biasa sepanjang musim," kata striker berusia 21 tahun yang dipinjam dari Tottenham itu.

"Ini klub yang sangat indah," tegasnya.

Bangga

Pelatih Oxford United, Matt Bloomfield, bertanggung jawab atas kemunduran prestasi timnya setelah dipastikan terdegradasi ke League One. Ia baru bekerja di Oxford United pada Januari 2026, menggantikan Garry Rowett.

"Jelas, kekecewaan yang sangat besar atas apa yang terjadi hari ini dalam hal posisi klub sepak bola," tutur Bloomfield.

"Namun, itu tentu saja bercampur dengan kebanggaan kepada para pendukung kami, cara mereka mendukung para pemain sepanjang musim. Saya pikir ada juga banyak harapan untuk masa depan."

"Saya sangat bersemangat tentang masa depan, tetapi saya harus mengakui perasaan utama saya hari ini adalah kekecewaan yang sangat besar," pungkasnya.

Sumber: BBC

Video Populer

Foto Populer