Danilo Petrucci Soroti Situasi Pecco Bagnaia di Ducati: Seperti Tak Lagi Dianggap!

Masa depan Pecco Bagnaia bersama Ducati mulai dipertanyakan setelah performanya merosot di awal musim MotoGP 2026. Kondisi ini pun memancing komentar dari mantan pembalap Ducati, Danilo Petrucci.

Bola.com, Jakarta - Masa depan Pecco Bagnaia bersama Ducati mulai dipertanyakan setelah performanya merosot di awal musim MotoGP 2026. Kondisi ini pun memancing komentar dari mantan pembalap Ducati, Danilo Petrucci.

Pecco Bagnaia sebenarnya datang ke musim 2026 dengan penuh percaya diri. Penampilannya selama tes pramusim, khususnya di Sirkuit Sepang, Malaysia cukup menjanjikan.

Namun, harapan tersebut seakan sirna setelah dua seri awal MotoGP 2026 yang jauh dari kata memuaskan. Pembalap asal Italia itu mengawali musim dengan hasil kurang maksimal di MotoGP Thailand. Ia gagal menembus sesi Q2 dan harus puas finis di posisi kesembilan.

Situasi tak banyak berubah saat balapan berlanjut ke Brasil. Pecco Bagnaia kembali mengalami kesulitan, bahkan sempat mengalami kecelakaan saat sesi kualifikasi. Ia hanya mampu старт dari posisi ke-11.

Pada Sprint Race di Goiania, Pecco Bagnaia finis di posisi kedelapan. Namun, nasib buruk kembali datang saat balapan utama. Ia crash dan gagal finis, menambah daftar hasil buruknya dalam beberapa balapan terakhir.

 

 

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Kesulitan Adaptasi dengan Motor Baru

Pecco Bagnaia mengaku tidak memahami penyebab performanya menurun drastis. Ia merasa cukup nyaman saat sesi latihan, tetapi kehilangan kecepatan saat balapan berlangsung.

Pihak Ducati sendiri melalui Davide Tardozzi juga mengakui bahwa tim belum mampu membantu Pecco Bagnaia menemukan kembali rasa percaya dirinya dengan motor Ducati Desmosedici GP26.

Danilo Petrucci menilai situasi yang dialami Bagnaia saat ini cukup memprihatinkan. Menurutnya, dari luar terlihat bahwa Ducati seolah sudah tidak lagi menjadikan Bagnaia sebagai prioritas utama.

“Sejujurnya, dari luar terlihat Bagnaia seperti bukan topik lagi di dalam tim. Dan itu membuat saya sangat sedih,” ujar Petrucci.

 

 

 

Soroti Perubahan Sikap Ducati

Petrucci juga menyoroti perubahan sikap Ducati dibandingkan musim sebelumnya. "Musim lalu mereka masih berusaha mencari solusi. Tapi sekarang, sepertinya hal itu bahkan tidak lagi dibahas. Mungkin mereka sudah membuat keputusan lain,” Petrucci memberikan analisis. 

Isu bahwa Ducati akan menggantikan Bagnaia pada MotoGP 2027 semakin memperkuat spekulasi. Jika benar, maka perjalanan pembalap yang pernah mempersembahkan dua gelar juara dunia itu bersama Ducati bisa segera berakhir.

Kini, tekanan berada di pundak Pecco Bagnaia. Ia harus segera bangkit jika tidak ingin benar-benar tersingkir dari proyek besar Ducati di MotoGP.

Sumber: Motogpnews 

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer