Yamaha Disarankan Naikkan Tenaga Mesin V4 di Motor YZR-M1, meski Ada Potensi Kegagalan

Yamaha telah didesak untuk meningkatkan tenaga mesin empat silinder (V4) pada motor YZR-M1 bahkan dengan risiko mesin tersebut sampai jebol.

Bola.com, Jakarta - Yamaha telah didesak untuk meningkatkan tenaga mesin empat silinder (V4) pada motor YZR-M1 bahkan dengan risiko mesin tersebut sampai jebol. 

Para pembalap M1 memang terlihat sangat kesulitan ketika tampil pada trek yang punya sektor lurus panjang, terbaru pada balapan sebelum jeda di COTA, Amerika Serikat. 

Namun MotoGP 2026 adalah musim pertama Yamaha dengan mesin V4 setelah mereka meninggalkan mesin empat silinder segaris mereka di akhir tahun lalu. Tim berulang kali memperingatkan bahwa proses pengembangan akan panjang dan terkadang menyakitkan.

Berbicara di podcast Gas it Out, Neil Hodgson menyatakan bahwa Yamaha masih belum menjalankan mesin mereka dengan tenaga penuh untuk meningkatkan keandalan.

Kata-kata Hodgson diperkuat fakta duo pabrikan Yamaha: Alex Rins dan Fabio Quartararo sama-sama belum pernah DNF pada tiga seri awal musim ini. Keduanya sepertinya mendapat instruksi untuk terus membawa motor setidaknya sampai garis finis untuk mengkoleksi data sebanyak mungkin. 

 

 

 

 

 

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Percepat Pengembangan Mesin V4

Namun, Hodgson mengatakan bahwa lebih baik Yamaha mengambil lebih banyak risiko sepadan untuk mempercepat pengembangan mesin V4.

 

"Saya benar-benar berpikir demikian. Bukankah lebih baik mereka merusak mesin saja? Saat ini, mesin V4 mereka lebih lambat daripada mesin empat silinder segaris. Mesin empat silinder segaris mungkin, rata-rata, lebih lambat 5 km/jam (ketimbang motor pabrikan lain di MotoGP). Ini mendekati 10 km/jam," Hodgson memberikan analisis. 

"Jika mereka mulai merusak mesin, Dorna tidak akan tiba-tiba mengatakan, ‘Sudah cukup, kalian tidak bisa balapan lagi.’ Mereka mungkin harus memulai dari belakang grid, tetapi mereka memang sudah berada di belakang grid. Mereka berjuang untuk posisi terakhir."

"Saya sangat menghormati teori di baliknya, tetapi otak pembalap mengatakan, ‘Mulailah memotong tikungan sedikit dan mari kita tambahkan tenaga kuda.’," tambahnya. 

Semua Pembalap Yamaha Bakal Cabut di MotoGP 2027

Yamaha akan menghadapi start dari pit lane jika mereka melebihi batas 10 mesin per pembalap, tetapi mereka kemungkinan tetap selalu bersaing di baris paling belakang terlepas tanpa penalti. 

Semua pembalap Yamaha saat ini telah menyatakan frustrasi dengan kurangnya daya saing motor mereka, meskipun mungkin Toprak Razgatlioglu adalah satu-satunya yang akan bertahan hingga 2027.

Ya, Fabio Quartararo disebut bakal hijrah ke Honda. Lalu Alex Rins juga bakal didepak, sebagai gantinya, isunya Yamaha merekrut Jorge Martin dan Ai Ogura. 

Yang menarik Jorge Martin tidak terdengar yakin tentang prospek Yamaha pada MotoGP 2027, di mana kelas tertinggi Kejuaraan Dunia Balap Motor memulai era baru dengan kapasitas mesin yang lebih rendah: 1000cc ke 850cc.

Sumber: Motogpnews 

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer